PSSI-KPSI tak akur, Pasoepati boikot Inter Island Cup
Kamis, 13 Desember 2012 - 19:59 WIB
PSSI-KPSI tak akur, Pasoepati boikot Inter Island Cup
A
A
A
Sindonews.com - Stadion Manahan Solo ditunjuk oleh PT Liga Indonesia sebagai venue digelarnya semifinal dan final Inter Island Cup (IIC) 2012. Namun, kelompok suporter setia Persis Solo, Pasoepati bakal memboikot ajang turnamen pramusim Indonesian Super League (ILS) tersebut.
Sekretaris Jenderal (Sekjend) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pasoepati Anwar Sanusi mengatakan, ada dua hal utama Pasoepati memboikot semi final dan final IIC yang berlangsung pada 16-20 Desember mendatang. "Kita sudah sepakat bakal boikot semifinal dan final IIC di Solo karena dua hal," katanya, Kamis (13/12).
Pertama, suasana Kota Solo masih berkabung atas meninggalnya striker Persis Solo versi Liga Indonesia, Diego Mendieta. "Kita masih berduka atas meninggalnya Diego, kok malah Kota Solo ditunjuk sebagai tuan rumah," ungkapnya.
Alasan yang kedua, kata Anwar, Pasoepati tetap memegang teguh pada komitmennya, selama PSSI dan KPSI tidak akur, semua jenis kegiatan bakal diboikot.
"Dulu, awal-awal kisruh PSSI dan KPSI kita (Pasoepati) sudah berkomitmen untuk menolak. Kami minta semua pengurus di dua organisasi itu dicopot. Itu yang membuat runyam sepak bola Indonesia. Komitmen kita tetap, Pasoepati bakal boikot termasuk semifinal dan final IIC di Solo," jelasnya.
Anwar mengatakan, Pasoepati bakal mendukung kegiatan tersebut selama PSSI dan KPSI berdamai. "Selama masih kisruh, jangan harap Pasoepati mendukung kegiatan itu di Solo," tegasnya.
Lebih lanjut Anwar mengatakan, format aksi boikot ajang puncak IIC 2012 itu masih akan dikordinasikan dengan semua jajaran pengurus sampai ke tingkat koordinator wilayah. "Besok Sabtu (15/12) malam, kita akan membahas seputar format yang tepat untuk aksi boikot. Pada prinsipnya, pengurus Pasoepati sudah sepakat boikot semi final dan final IIC, hanya formatnya seperti apa yang akan kita bahas lagi," ujarnya.
Dia menggarisbawahi, aksi boikot ini bukan dalam rangka karena berpotensi terjadi gesekan antarsuporter peserta semi final IIC 2012 di Kota Solo. Selama ini, kata Anwar, Pasoepati menjalin hubungan yang harmonis dengan kelompok suporter lain.
"Kita dengan Aremania (pendukung Arema) atau Viking (pendukung Persib Bandung), guyub rukun. Hubungan kami harmonis. Kita tidak menolak mereka (kedatangan suporter tim lain), tapi yang kita boikot adalah semifinal dan final IIC di Solo," papar Anwar.
Seperti diketahui, rencananya awal hanya partai final saja yang digelar di Solo sedangkan semi final digelar dengan model home and away. Namun, berdasarkan rapat PT Liga Indonesia selaku operator ISL, pada Rabu (12/12) malam, diputusukan untuk laga semi final dan final IIC 2012 digelar di Solo, 16-20 Desember mendatang.
Sekretaris Jenderal (Sekjend) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pasoepati Anwar Sanusi mengatakan, ada dua hal utama Pasoepati memboikot semi final dan final IIC yang berlangsung pada 16-20 Desember mendatang. "Kita sudah sepakat bakal boikot semifinal dan final IIC di Solo karena dua hal," katanya, Kamis (13/12).
Pertama, suasana Kota Solo masih berkabung atas meninggalnya striker Persis Solo versi Liga Indonesia, Diego Mendieta. "Kita masih berduka atas meninggalnya Diego, kok malah Kota Solo ditunjuk sebagai tuan rumah," ungkapnya.
Alasan yang kedua, kata Anwar, Pasoepati tetap memegang teguh pada komitmennya, selama PSSI dan KPSI tidak akur, semua jenis kegiatan bakal diboikot.
"Dulu, awal-awal kisruh PSSI dan KPSI kita (Pasoepati) sudah berkomitmen untuk menolak. Kami minta semua pengurus di dua organisasi itu dicopot. Itu yang membuat runyam sepak bola Indonesia. Komitmen kita tetap, Pasoepati bakal boikot termasuk semifinal dan final IIC di Solo," jelasnya.
Anwar mengatakan, Pasoepati bakal mendukung kegiatan tersebut selama PSSI dan KPSI berdamai. "Selama masih kisruh, jangan harap Pasoepati mendukung kegiatan itu di Solo," tegasnya.
Lebih lanjut Anwar mengatakan, format aksi boikot ajang puncak IIC 2012 itu masih akan dikordinasikan dengan semua jajaran pengurus sampai ke tingkat koordinator wilayah. "Besok Sabtu (15/12) malam, kita akan membahas seputar format yang tepat untuk aksi boikot. Pada prinsipnya, pengurus Pasoepati sudah sepakat boikot semi final dan final IIC, hanya formatnya seperti apa yang akan kita bahas lagi," ujarnya.
Dia menggarisbawahi, aksi boikot ini bukan dalam rangka karena berpotensi terjadi gesekan antarsuporter peserta semi final IIC 2012 di Kota Solo. Selama ini, kata Anwar, Pasoepati menjalin hubungan yang harmonis dengan kelompok suporter lain.
"Kita dengan Aremania (pendukung Arema) atau Viking (pendukung Persib Bandung), guyub rukun. Hubungan kami harmonis. Kita tidak menolak mereka (kedatangan suporter tim lain), tapi yang kita boikot adalah semifinal dan final IIC di Solo," papar Anwar.
Seperti diketahui, rencananya awal hanya partai final saja yang digelar di Solo sedangkan semi final digelar dengan model home and away. Namun, berdasarkan rapat PT Liga Indonesia selaku operator ISL, pada Rabu (12/12) malam, diputusukan untuk laga semi final dan final IIC 2012 digelar di Solo, 16-20 Desember mendatang.
(aww)