PSSI siapkan jurus untuk melawan pemerintah

Jum'at, 14 Desember 2012 - 15:06 WIB
PSSI siapkan jurus untuk...
PSSI siapkan jurus untuk melawan pemerintah
A A A
Sindonews.com - Plt Menpora Agung Laksono telah membeberkan langkah yang akan dilakukan tim Task Force menghadapi keputusan rapat Exco FIFA. Namun, pengurus PSSI menggangap itu merupakan intervensi pemerintah untuk menggulingkan PSSI.

Bahkan PSSI berusaha mempertahankan kekuasaannya. Kini, kepengurusan yang diketuai Djohar Arifin Husin mulai mengambil langkah perlawanan terhadap pemerintah.

Sebelumnya, Task Force yang diketuai ketua KOI Rita Subowo dan beranggotakan Tono Suratman (Ketua KONI) dan mantan ketua umum PSSI, Agum Gumelar, terus berkomunikasi dengan FIFA. Bahkan plt Menpora mengklaim telah menggelar rapat yang diikuti kelima anggota tim Task Force tersebut.

Fakta itu yang digunakan pengurus PSSI untuk menjauhkan kepengurusan mereka dari intervensi pemerintah. Karena itu, pengurus PSSI menanggapi pembentukan satgas sepak bola yang dibentuk Pemerintah untuk mengatasi konflik di Indonesia dengan mengirim surat kepada Pjs Menpora Agung Laksono.

"Dalam surat bernomor 3185/UDN/1518/XII-2012, tanggal 12 Desember 2012, PSSI menyampaikan hasil pembicaraan dengan salah satu Vice President FIFA Prince Ali bin Al-Husein, bawah niat pemerintah membentuk Task Force tersebut sudah termasuk intervensi pemerintah terhadap dunia sepakbola,” demikian pernyataan PSSI dalam situs resminya.

PSSI juga membeberkan pasal-pasal Statuta FIFA seperti Pasal 10. ayat 1 tentang tanggung jawab Asosiasi, diantaranya menyebutkan hanya satu Asosiasi di setiap negara. Pasal 13 tentang kewajiban Anggota FIFA dan sanksi apabila Asosiasi tidak menjalaninya.

''Dalam Pasal tersebut disebutkan bahwa Anggota FIFA untuk melakukan segala urusannya secara independen dan memastikan hal tersebut tidak diintervensi oleh pihak ketiga manapun. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat mengarah ke jatuhnya sanksi.”

Sementara itu, ketua Task Force Rita Subowo membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan pemerintah sudah sesuai dengan himbauan FIFA.

''Langkah yang kami ambil ini sudah berdasarkan arahan dari Presiden FIFA, Sepp Blatter. Pasalnya, dua hari sebelum tim ini terbentuk, saya sudah berbicara langsung dengannya dan tak ada masalah,” ujar Rita.

''Yang jelas, ini bukanlah intervensi. Kami hanya bertugas untuk memperlancar lobi dengan FIFA agar Indonesia terhindar dari sanksi (suspend). Tapi, jika dianggap demikian ya terserah saja,”
(wbs)
Berita Terkait
Bung Harpa Soroti Konflik...
Bung Harpa Soroti Konflik Kepentingan Jabatan Ganda Erick Thohir di PSSI dan Kemenpora
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Akankah Spanyol Siap...
Akankah Spanyol Siap Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia?
3 jam yang lalu
Jelang Kontra Spanyol,...
Jelang Kontra Spanyol, Ronaldo Bungkam Isu Pensiun
6 jam yang lalu
Balogun Bebas, Tuchel:...
Balogun Bebas, Tuchel: Mungkin Trump Bisa Selamatkan Quansah?
9 jam yang lalu
Balogun Diselamatkan...
Balogun Diselamatkan FIFA, Belgia: Ini April Mop?
9 jam yang lalu
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
11 jam yang lalu
Road To Garmin Run 2026,...
Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Jadi Plakat Juara
11 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved