RD: Sekarang para petinggi harus menurunkan egonya
Sabtu, 15 Desember 2012 - 14:01 WIB
RD: Sekarang para petinggi harus menurunkan egonya
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan, mengaku senang dengan keputusan FIFA yang memberikan waktu tambahan bagi PSSI untuk menyelesaikan masalah. Menurutnya, ini merupakan apresiasi besar bagi sepak bola nasional.
"Ini merupakan langkah yang tepat dari FIFA. Itu merupakan apresiasi yang luar biasa dari FIFA untuk masyarakat Indonesia yang gila sepak bola dan punya potensi luar biasa dalam aset menuju industri sepak bola yang bisa membawa kemajuan bagi Indonesia serta kawasan ASEAN,"ujar pelatih yang akrab disapa RD itu saat dihubungi Sindonews.com, Sabtu (15/12).
Seperti diberitakan sebelumnya, FIFA memberikan batas waktu hingga Maret kepada PSSI untuk menyelesaikan konflik. Jika tak ada perbaikan, maka FIFA akan langsung menjatuhkan sanksi. Sebab, ini merupakan batas waktu terakhir dari FIFA untuk Indonesia.
"Tinggal sekarang, bagaimana membuat mereka, para petinggi, mau berunding untuk sedikit menurunkan egonya,"kata RD.
"Semoga segera duduk satu meja menyelesaikan masalah dengan mengedepankan kepentingan nasional, mengedepankan kemauan masayarakat sepak bola,"ia menambahkan.
"Ini merupakan langkah yang tepat dari FIFA. Itu merupakan apresiasi yang luar biasa dari FIFA untuk masyarakat Indonesia yang gila sepak bola dan punya potensi luar biasa dalam aset menuju industri sepak bola yang bisa membawa kemajuan bagi Indonesia serta kawasan ASEAN,"ujar pelatih yang akrab disapa RD itu saat dihubungi Sindonews.com, Sabtu (15/12).
Seperti diberitakan sebelumnya, FIFA memberikan batas waktu hingga Maret kepada PSSI untuk menyelesaikan konflik. Jika tak ada perbaikan, maka FIFA akan langsung menjatuhkan sanksi. Sebab, ini merupakan batas waktu terakhir dari FIFA untuk Indonesia.
"Tinggal sekarang, bagaimana membuat mereka, para petinggi, mau berunding untuk sedikit menurunkan egonya,"kata RD.
"Semoga segera duduk satu meja menyelesaikan masalah dengan mengedepankan kepentingan nasional, mengedepankan kemauan masayarakat sepak bola,"ia menambahkan.
(wir)