Walau bebas dari sanksi FIFA, sponsor tetap ragu

Senin, 17 Desember 2012 - 00:28 WIB
Walau bebas dari sanksi...
Walau bebas dari sanksi FIFA, sponsor tetap ragu
A A A
Sindonews.com - Sejumlah sponsor tetap ragu mengintasikan modalnya untuk tim-tim sepak bola di Indonesia, termasuk Persiba Bantul maupun PSS Sleman. FIFA yang menunda sanksi untuk sepak bola nasional tidak membuat sponsor berani mengucurkan dana dalam mengarungi musim depan.

Manager Persiba Briyanto mengatakan, sponsor tetap akan berpikir beberapa kali untuk menginvestasikan dana membiayai tim sepak bola. Konflik PSSI dan KPSI yang terus berlanjut, sanksi FIFA yang ditunda tetap membuat musim depan masih terjadi dualisme kompetisi dan organisasi induk sepak bola di negeri ini. "Intinya sponsor tetap ragu," katanya, Minggu (16/12/2012).

Kondisi ini semakin diperparah dengan pembatalan sepaihak memorandum of understanding (MoU) antara PSSI dan KPSI. Itu semakin membuat sepak bola Indonesia semakin kacau. Harapan banyak pihak adanya perdamaian dua kubu semakin jauh dari kenyataan. Hal ini membuat sponsor tidak berani menghamburkan uangnya di tengah kondisi sepak bola kita yang sudah hancur," ungkapnya.

Selain, ditambah dengan adanya pembatalan sepihak memorandum of understanding (mou) kedua belah pihak oleh PSSI. "Terima kenyataan, sepak bola kita sebenarnya sudah hancur," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Supardjiono mengatakan, dalam kondisi sepak bola tidak runyam saja, tim kesulitan menggaet sponsor. Apalagi, dengan kondisi seperti ini semakin membuat tim kesulitan mencari sponsor dalam skal besar. "Saya kira ini problem setiap tim untuk menggaet sponsor, termasuk PSS
Sleman," katanya.

Dia mengakui, sejauh ini memang sudah ada investor dalam skala kecil yang masih setia menjadi pendamping PSS Sleman. "Sponsor kecil masih ada, tapi yang besar masih nihil. PSSI belum kena sanksi saja mencari sponsor besar sudah sulit. Mana ada investor yang berani menanamkan modalnya kalau induk organisasi (PSSI) dikenai sanksi," jelas dia.
(wbs)
Berita Terkait
Bung Harpa Soroti Konflik...
Bung Harpa Soroti Konflik Kepentingan Jabatan Ganda Erick Thohir di PSSI dan Kemenpora
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Drama Injury Time! Qatar...
Drama Injury Time! Qatar Gagalkan Kemenangan Swiss
34 menit yang lalu
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
1 jam yang lalu
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
2 jam yang lalu
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
2 jam yang lalu
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
4 jam yang lalu
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
10 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved