Task Force tunggu perintah Menpora

Senin, 17 Desember 2012 - 05:10 WIB
Task Force tunggu perintah...
Task Force tunggu perintah Menpora
A A A
Sindonews.com - Lolosnya sepakbola Indonesia dari sanksi FIFA untuk sementara waktu, dinilai ketua Task Force (TF), Rita Subowo, juga menjadi akhir dari kerja TF. Tim bentukan pelaksana tugas sementara (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Agung Laksono, saat ini menunggu apakah kerja TF dilanjutkan atau tidak.

FIFA memang kembali memberi kesempatan sepakbola Indonesia untuk berbenah sampai 30 Maret 2013. TF yang bentuk pada 11 Desember, memang dibentuk untuk mengindarkan Indonesia dari bayang-bayang sanksi FIFA yang seolah semakin dekat saat itu.

"Kerja tim Task Force sebenarnya sudah selesai, setelah adanya putusan FIFA soal sepakbola Indonesia. Apakah Task Force akan terus berjalan atau tidak, kami masih menunggu instruksi dari pemerintah,"ungkap Rita.

Setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) FIFA di Tokyo, Jepang, 14 Desember yang lalu, ada beberapa poin yang dikeluarkan FIFA untuk persepakbolaan Indonesia selain perpanjangan deadline 30 Maret. Adapun dua putusan lainnya adalah, FIFA menyerahkan penyelesaian dualisme induk sepakbola Indonesia kepada asosiasi sepakbola Asia (AFC).

Putusan berikutnya, Exco FIFA akan menggelar rapat lanjutan dan sekaligus melihat progres penyelesaian konflik pada 13 Februari 2013. Pada kesempatan kali ini, Rita pun berharap PSSI yang diminta untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, bisa melakukan proses penyelesaian dengan sebaik mungkin.

"Sebenarnya, sejak keluarnya perpanjangan deadline dari FIFA, penyelesaian masalah sudah diberikan kepada PSSI. Untuk itu, tentu kita semua sangat berharap jika kesempatan yang diberikan FIFA kali ini tidak disia-siakan oleh mereka. Karena bisa jadi, jika tidak diselesaikan sekarang, apa yang didapat sekarang belum tentu bisa terulang,"jelas Rita.

"Walau Task Force akan dihilangkan, sebenarnya saja juga masih bisa membantu lewat KOI (Komite Olimpiade Indonesia). Kami hanya ingin menjembatani, agar tercapai proses perdamaian dan adanya dualisme organisasi dan liga bisa kembali satu," tambah Rita, yang juga mantan ketua KONI Pusat tersebut.
(wir)
Berita Terkait
Bung Harpa Soroti Konflik...
Bung Harpa Soroti Konflik Kepentingan Jabatan Ganda Erick Thohir di PSSI dan Kemenpora
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
2 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
2 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
3 jam yang lalu
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
3 jam yang lalu
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
3 jam yang lalu
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
8 jam yang lalu
Infografis
Ini Perintah dalam Al-Quran...
Ini Perintah dalam Al-Quran Kaum Muslim Wajib Membela Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved