Persija tetap optimistis di tengah keterbatasan
Senin, 17 Desember 2012 - 04:26 WIB
Persija tetap optimistis di tengah keterbatasan
A
A
A
Sindonews.com - Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim kompetisi 2012/2013, 5 Januari mendatang kembali resmi diputar. Target juara atau minimal memperbaiki posisi menjadi bidikan tim Persija Jakarta.
Manajemen "Macan Kemayoran" tetap optimistis dengan peluang timnya pada ISL mendatang. Hal itu tetap disuarakan, walau Persija sendiri banyak melewati problem sebelum kompetisi berputar. Mulai masalah penunggakan gaji, belum bergabungnya pada pemain senior, sampai harus memangkas kuota pemain asing, menjadi rentatan masalah Macan Kemayoran.
Masalah gaji pemain, seperti yang tertera dalam situs resmi Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) per 10 Desember lalu, Persija masih melakukan penunggakan gaji sampai lima bulan. Kondisi keuangan yang belum stabil pula, yang memaksa manajemen Macan Kemayoran berencana hanya mengontrak tiga pemain asing.
"Kami optimistis dengan skuad yang ada saat ini. Kami akan berusaha memperbaiki posisi ke lima pada musim sebelumnya. Kami mengincar posisi lebih bagus dari tahun lalu, bagus-bagus bisa sampai juara,"terang ketua umum (ketum) Persija, Ferry Paulus.
Materi berbeda memang diperlihatkan Persija jelang kompetisi musim mendatang. Banyaknya muka-muka baru yang lebih segar, mewarnai skuad besutan Iwan Setiawan tersebut. Tapi manajemen juga harus berhati-hati dan terus lakukan evaluasi, karena pada masa persiapan diajang Inter Island Cup (IIC) Persija kalah bersaing. Posisi Pedro Javier dkk ada di bawah Sriwijaya FC (SFC) dan Persita Tanggerang.
"Materi pemain Indonesia itu beda-beda tipis. Pemain muda kami bisa bangkit dan bisa bermain baik seperti pemain-pemain bintang jika diberikan kepercayaan dengan baik dan nyaman,"ungkap Ferry.
Usaha untuk meningkatkan para pemain muda Persija, juga diusahakan Iwan, Mantan pelatih Persikabo Bogor dan Persiraja Banda Aceh ini menjelaskan, jika evaluasi-evaluasi terus dilakukannya. Dan kegagal Macan Kemayoran di IIC, akan jadi ukurannya.
"Saya sudah mendata apa saja yang harus dievaluasi dari kinerja pemain saat melakukan pertandingan di IIC. Yang pasti kami akan memperbaiki semua kesalahan yang terjadi di IIC,"papar Iwan.
Manajemen "Macan Kemayoran" tetap optimistis dengan peluang timnya pada ISL mendatang. Hal itu tetap disuarakan, walau Persija sendiri banyak melewati problem sebelum kompetisi berputar. Mulai masalah penunggakan gaji, belum bergabungnya pada pemain senior, sampai harus memangkas kuota pemain asing, menjadi rentatan masalah Macan Kemayoran.
Masalah gaji pemain, seperti yang tertera dalam situs resmi Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) per 10 Desember lalu, Persija masih melakukan penunggakan gaji sampai lima bulan. Kondisi keuangan yang belum stabil pula, yang memaksa manajemen Macan Kemayoran berencana hanya mengontrak tiga pemain asing.
"Kami optimistis dengan skuad yang ada saat ini. Kami akan berusaha memperbaiki posisi ke lima pada musim sebelumnya. Kami mengincar posisi lebih bagus dari tahun lalu, bagus-bagus bisa sampai juara,"terang ketua umum (ketum) Persija, Ferry Paulus.
Materi berbeda memang diperlihatkan Persija jelang kompetisi musim mendatang. Banyaknya muka-muka baru yang lebih segar, mewarnai skuad besutan Iwan Setiawan tersebut. Tapi manajemen juga harus berhati-hati dan terus lakukan evaluasi, karena pada masa persiapan diajang Inter Island Cup (IIC) Persija kalah bersaing. Posisi Pedro Javier dkk ada di bawah Sriwijaya FC (SFC) dan Persita Tanggerang.
"Materi pemain Indonesia itu beda-beda tipis. Pemain muda kami bisa bangkit dan bisa bermain baik seperti pemain-pemain bintang jika diberikan kepercayaan dengan baik dan nyaman,"ungkap Ferry.
Usaha untuk meningkatkan para pemain muda Persija, juga diusahakan Iwan, Mantan pelatih Persikabo Bogor dan Persiraja Banda Aceh ini menjelaskan, jika evaluasi-evaluasi terus dilakukannya. Dan kegagal Macan Kemayoran di IIC, akan jadi ukurannya.
"Saya sudah mendata apa saja yang harus dievaluasi dari kinerja pemain saat melakukan pertandingan di IIC. Yang pasti kami akan memperbaiki semua kesalahan yang terjadi di IIC,"papar Iwan.
(wir)