Rookie Wizards sejajar dengan superstar NBA
Senin, 17 Desember 2012 - 13:41 WIB
Rookie Wizards sejajar dengan superstar NBA
A
A
A
Sindonews.com - Rookie Washington Wizards, Bradley Beal, sedang berbahagia. Status sebagai pemain NBA membuat mimpinya menjadi kenyataan. Ya, sebagai debutan di NBA, pemain berusia 19 tahun itu kini bisa berkeliling ke empat kota dalam lima malam. Dalam perjalanannya itu, ia juga bisa bermain menghadapi bintang-bintang NBA yang selama ini diimpikannya.
"Itulah kehidupan yang saya pilih," ujar Beal sembari mengangkat bahu, sebagaimana dikutip Washington Post, Senin (17/12). "Ini sungguh berbeda. Sebenarnya berat menjalani perjalanan tersebut, tapi saya harus menghadapinya. Dan saya harus tegar. Tubuh Anda pasti lelah. Tapi itu tergantung bagaimana Anda melawan itu melalui mental Anda."
Beal sangat gembira saat menghadapi Los Angeles Lakers, kendati timnya takluk saat itu. Yang membuatnya senang bukan kepalang adalah untuk kali pertama dia bisa langsung berhadapan superstar NBA, Kobe Bryant dan Dwight Howard. Dalam laga itu, ia memiliki tugas yang cukup berat, yakni harus menjaga dua shooting guard terhebat dalam sejarah NBA itu.
"Jujur, saya benar-benar menikmatinya. Langsung berhadapan dengan mereka, para pemain terhebat, selama saya bermain basket sejauh ini," ungkapnya. "Saya benar-benar banyak mencuri permainan mereka dan mentalitas mereka, dan kecerdasan mereka di dalam lapangan."
Selain langsung bertatapan dengan para bintang Lakers, Beal juga menikmati pertemuannya dengan James Harden, saat timnya berlaga melawan Houston Rockets. Pebasket jebolan Universitas Florida itu juga mengakui bahwa dirinya banyak mempelajari penguasaan mental guard Miami Heat, Ray Allen, yang menurutnya sangat menarik untuk diteladani.
Kiprah Beal di awal keterlibatannya di kompetisi NBA cukup mengesankan. Dengan usia masih 19 tahun, Beal telah menjalani 21 permainan bersama Wizards. Pada usia yang sama, Bryant telah terpilih untuk tim all-star meskipun hanya satu kali menjadi starting line-up, sedangkan Dwyane Wade dan Allen saat seusia tersebut masih bermain di level universitas.
Beal merupakan pengumpul rata-rata poin terbaik kedua di Wizards. Hingga saat ini, ia mencatatkan rata-rata 12,2 poin per game, yang bisa masuk dalam jajaran 10 besar pemain berusia 19 tahun dengan rata-rata poin tertinggi dalam sejarah NBA. Maka dengan catatan tersebut, Beal bisa disejajarkan dengan bintang-bintang NBA seperti Dwight ''Superman'' Howard, Chris Bosh, Kevin Garnett, dan Tony Parker. "Saya sangat senang bisa menjadi pelatihnya," ujar pelatih Wizards, Randy Wittman.
Mengenai kemampuan yang dimiliki oleh Beal itu, Wade memiliki pandangan khusus dengan mengakui bahwa Beal memiliki bakat. "Anda saksikan rekaman pertandingannya, anda akan melihat bahwa ia memiliki potensi untuk menjadi pemain yang sangat hebat di liga ini."
"Itulah kehidupan yang saya pilih," ujar Beal sembari mengangkat bahu, sebagaimana dikutip Washington Post, Senin (17/12). "Ini sungguh berbeda. Sebenarnya berat menjalani perjalanan tersebut, tapi saya harus menghadapinya. Dan saya harus tegar. Tubuh Anda pasti lelah. Tapi itu tergantung bagaimana Anda melawan itu melalui mental Anda."
Beal sangat gembira saat menghadapi Los Angeles Lakers, kendati timnya takluk saat itu. Yang membuatnya senang bukan kepalang adalah untuk kali pertama dia bisa langsung berhadapan superstar NBA, Kobe Bryant dan Dwight Howard. Dalam laga itu, ia memiliki tugas yang cukup berat, yakni harus menjaga dua shooting guard terhebat dalam sejarah NBA itu.
"Jujur, saya benar-benar menikmatinya. Langsung berhadapan dengan mereka, para pemain terhebat, selama saya bermain basket sejauh ini," ungkapnya. "Saya benar-benar banyak mencuri permainan mereka dan mentalitas mereka, dan kecerdasan mereka di dalam lapangan."
Selain langsung bertatapan dengan para bintang Lakers, Beal juga menikmati pertemuannya dengan James Harden, saat timnya berlaga melawan Houston Rockets. Pebasket jebolan Universitas Florida itu juga mengakui bahwa dirinya banyak mempelajari penguasaan mental guard Miami Heat, Ray Allen, yang menurutnya sangat menarik untuk diteladani.
Kiprah Beal di awal keterlibatannya di kompetisi NBA cukup mengesankan. Dengan usia masih 19 tahun, Beal telah menjalani 21 permainan bersama Wizards. Pada usia yang sama, Bryant telah terpilih untuk tim all-star meskipun hanya satu kali menjadi starting line-up, sedangkan Dwyane Wade dan Allen saat seusia tersebut masih bermain di level universitas.
Beal merupakan pengumpul rata-rata poin terbaik kedua di Wizards. Hingga saat ini, ia mencatatkan rata-rata 12,2 poin per game, yang bisa masuk dalam jajaran 10 besar pemain berusia 19 tahun dengan rata-rata poin tertinggi dalam sejarah NBA. Maka dengan catatan tersebut, Beal bisa disejajarkan dengan bintang-bintang NBA seperti Dwight ''Superman'' Howard, Chris Bosh, Kevin Garnett, dan Tony Parker. "Saya sangat senang bisa menjadi pelatihnya," ujar pelatih Wizards, Randy Wittman.
Mengenai kemampuan yang dimiliki oleh Beal itu, Wade memiliki pandangan khusus dengan mengakui bahwa Beal memiliki bakat. "Anda saksikan rekaman pertandingannya, anda akan melihat bahwa ia memiliki potensi untuk menjadi pemain yang sangat hebat di liga ini."
(nug)