Rossi dan Lorenzo bikin panas garasi Yamaha
Senin, 17 Desember 2012 - 16:07 WIB
Rossi dan Lorenzo bikin panas garasi Yamaha
A
A
A
Sindonews.com - Kembalinya mantan juara dunia tujuh kali MotoGP, Valentino Rossi ke pangkuan Yamaha FIAT adalah keputusan yang salah. Hal ini disampaikan oleh mantan bos Yamaha, Masao Furusawa. Dia menilai bahwa persaingan di dalam tim akan semakin sengit.
Pasalnya, sejak Rossi masih di Yamaha, pembalap yang memiliki rambut kriting itu meminta kepada manajemen tim untuk membuat tembok pembatas pada garasi mereka. Keinginan ini muncul ketika Rossi tidak ingin berbagi ilmu (data) dengan Jorge Lorenzo. Karena itu, bukan tidak mungkin kedatangan The Doctor julukan Rossi, kembali menimbulkan persaingan di dalam garasi mereka.
"Saya menyadari pasti para fans akan menikmati dengan keberadaan Rossi dan Lorenzo di satu garasi. Tetapi, ini akan menjadi tahun yang sangat sulit bagi orang yang berada di dalam garasi itu," kata Furusawa seperti dilansir YahooSport, Senin (17/12/2012).
Keputusan Furusawa yang meninggalkan Yamaha pada 2010 lalu, tak lepas dari keputusan The Doctor julukan Rossi yang menginginkan hijrah ke Ducati. Padahal, Furusawa dikenal sangat dekat dengannya.
"Saya pikir tahun depan baik Rossi maupun Lorenzo akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk bertarung habis-habisan. Mungkin, itu akan menjadi tontonan yang baik, tetapi ini juga akan menjadi masalah besar bagi Yamaha."
Pasalnya, sejak Rossi masih di Yamaha, pembalap yang memiliki rambut kriting itu meminta kepada manajemen tim untuk membuat tembok pembatas pada garasi mereka. Keinginan ini muncul ketika Rossi tidak ingin berbagi ilmu (data) dengan Jorge Lorenzo. Karena itu, bukan tidak mungkin kedatangan The Doctor julukan Rossi, kembali menimbulkan persaingan di dalam garasi mereka.
"Saya menyadari pasti para fans akan menikmati dengan keberadaan Rossi dan Lorenzo di satu garasi. Tetapi, ini akan menjadi tahun yang sangat sulit bagi orang yang berada di dalam garasi itu," kata Furusawa seperti dilansir YahooSport, Senin (17/12/2012).
Keputusan Furusawa yang meninggalkan Yamaha pada 2010 lalu, tak lepas dari keputusan The Doctor julukan Rossi yang menginginkan hijrah ke Ducati. Padahal, Furusawa dikenal sangat dekat dengannya.
"Saya pikir tahun depan baik Rossi maupun Lorenzo akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk bertarung habis-habisan. Mungkin, itu akan menjadi tontonan yang baik, tetapi ini juga akan menjadi masalah besar bagi Yamaha."
(aww)