Hamilton kunjungi markas Mercedes
Rabu, 19 Desember 2012 - 00:15 WIB
Hamilton kunjungi markas Mercedes
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap anyar Mercedes, Lewis Hamilton jelang perhelatan kejuaraan Formula One (F1) tahun depan, dia menyempatkan mengunjungi pabrik tim di Brackley untuk pertama kalinya. Hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kinerja tim sebenarnya dalam perebutan gelar nanti.
Pertemuan dengan sejumlah staf yang berada di tim Mercedes, dapat membantunya menemukan kecepatan yang baik selama perebutan gelar F1 dengan para pesaingnya, seperti Red Bull, Ferrari bahkan mantan timnya McLaren. Padahal, sebelumnya, pembalap Inggris itu sempat menyatakan bahwa dirinya membutuhkan waktu setidaknya enam bulan untuk beradaptasi menggunakan jet darat Mercedes.
Meski begitu, Hamilton tetap akan berjuang untuk bersaing dalam perburuan gelar F1 tahun depan. Presiden Mercedes, Norbert Haug percaya mantan juara dunia pada 2008 lalu tersebut bisa dengan cepat beradaptasi mengendari jet darat.
"Hamilton sudah berada di pabrik untuk melihat tim, dan dia siap menjalankan beberapa tugas dalam perebutan gelar F1. Kunjungan ini dilakukan setelah kami mendapatkan kesepakatan tentang hal itu dengan McLaren," jelas Haug pada surat kabar TheSun, seperti dilansir Crash, Rabu (19/12/2012).
Pertemuan dengan sejumlah staf yang berada di tim Mercedes, dapat membantunya menemukan kecepatan yang baik selama perebutan gelar F1 dengan para pesaingnya, seperti Red Bull, Ferrari bahkan mantan timnya McLaren. Padahal, sebelumnya, pembalap Inggris itu sempat menyatakan bahwa dirinya membutuhkan waktu setidaknya enam bulan untuk beradaptasi menggunakan jet darat Mercedes.
Meski begitu, Hamilton tetap akan berjuang untuk bersaing dalam perburuan gelar F1 tahun depan. Presiden Mercedes, Norbert Haug percaya mantan juara dunia pada 2008 lalu tersebut bisa dengan cepat beradaptasi mengendari jet darat.
"Hamilton sudah berada di pabrik untuk melihat tim, dan dia siap menjalankan beberapa tugas dalam perebutan gelar F1. Kunjungan ini dilakukan setelah kami mendapatkan kesepakatan tentang hal itu dengan McLaren," jelas Haug pada surat kabar TheSun, seperti dilansir Crash, Rabu (19/12/2012).
(nug)