Hewitt siap luapkan dendam kepada Murray
Rabu, 19 Desember 2012 - 04:32 WIB
Hewitt siap luapkan dendam kepada Murray
A
A
A
Sindonews.com - Petenis Australia Lleyton Hewitt, mengaku ingin membalas kekalahan yang pernah dirasakannya saat menghadapi Andy Murray di kejuaraan ATP, di San Jose, California, pada 2006 lalu. Dia akan bertemu petenis peringkat ketiga tersebut saat mengikuti turnamen Australia Terbuka, yang akan berlangsung Januari mendatang.
Dalam turnemen Australia Terbuka tersebut, langkah Hewitt tidak akan mudah. Pasalnya, selain Murray terdapat tiga petenis terbaik dunia lainnya. Mereka adalah Novak Djokovic, Roger Federer, dan Rafael Nadal.
"Murray akan menjadi petenis unggulan di lapangan lagi, dan saya tidak ingin bertemu melawan dia di babak pertama. Pasalnya, saya akan menjatuhkannya di babak selanjutnya," kata Hewitt seperti dilansir heraldsun, Rabu (19/12/2012).
"Saya pikir itu benar-benar bisa membuka pintu bagi Murray untuk melakukannya dengan baik sekarang, setelah dia memenangi AS Terbuka. Saya mulai berpikir, keberhasilannya itu bisa memberikan dampak positif baginya untuk tetap bermain baik di lapangan. Namun, saya juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi, setelah beberapa kali bertemu Djokovic, Murray, Federer bahkan Nadal. Jadi, saya akan mengeluarkan seluruh kemampuan yang saya bisa di Australia Terbuka nanti," sambungnya.
Petenis berusia 31 tahun itu, sudah lama absen dari dunia tenis karena sering menjalani (empat kali) operasi cedera kaki. Kini setelah cederanya pulih total, dia mengaku dalam kondisi siap tempur, baik dari segi fisik maupun mental.
"Saya merasa lebih muda dari 12 bulan yang lalu, saya tidak perlu suntikan setiap hari untuk bisa turun ke lapangan. Saya rasa mental yang tinggi telah membuat saya merasa jauh lebih baik. Saat ini saya terus menjalani latihan untuk mengurangi rasa sakit, dan saya rasa itu lebih baik sekarang.
"Motivasi saya adalah kembali lagi ke lapangan. Sebab, saya sudah melakukan begitu banyak hal yang dilakukan agar bisa kembali bersaing dengan orang-orang terbaik di luar sana." pungkasnya.
Dalam turnemen Australia Terbuka tersebut, langkah Hewitt tidak akan mudah. Pasalnya, selain Murray terdapat tiga petenis terbaik dunia lainnya. Mereka adalah Novak Djokovic, Roger Federer, dan Rafael Nadal.
"Murray akan menjadi petenis unggulan di lapangan lagi, dan saya tidak ingin bertemu melawan dia di babak pertama. Pasalnya, saya akan menjatuhkannya di babak selanjutnya," kata Hewitt seperti dilansir heraldsun, Rabu (19/12/2012).
"Saya pikir itu benar-benar bisa membuka pintu bagi Murray untuk melakukannya dengan baik sekarang, setelah dia memenangi AS Terbuka. Saya mulai berpikir, keberhasilannya itu bisa memberikan dampak positif baginya untuk tetap bermain baik di lapangan. Namun, saya juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi, setelah beberapa kali bertemu Djokovic, Murray, Federer bahkan Nadal. Jadi, saya akan mengeluarkan seluruh kemampuan yang saya bisa di Australia Terbuka nanti," sambungnya.
Petenis berusia 31 tahun itu, sudah lama absen dari dunia tenis karena sering menjalani (empat kali) operasi cedera kaki. Kini setelah cederanya pulih total, dia mengaku dalam kondisi siap tempur, baik dari segi fisik maupun mental.
"Saya merasa lebih muda dari 12 bulan yang lalu, saya tidak perlu suntikan setiap hari untuk bisa turun ke lapangan. Saya rasa mental yang tinggi telah membuat saya merasa jauh lebih baik. Saat ini saya terus menjalani latihan untuk mengurangi rasa sakit, dan saya rasa itu lebih baik sekarang.
"Motivasi saya adalah kembali lagi ke lapangan. Sebab, saya sudah melakukan begitu banyak hal yang dilakukan agar bisa kembali bersaing dengan orang-orang terbaik di luar sana." pungkasnya.
(nug)