Nama pahlawan lebih pas untuk Stadion Gedebage
Rabu, 19 Desember 2012 - 18:31 WIB
Nama pahlawan lebih pas untuk Stadion Gedebage
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat (Jabar), Azis Syarif angkat bicara terkait penamaan Stadion Utama Gedebage. Nama pahlawan asal Bandung Selatan, Mochamad Toha dinilainya sangat ideal dan menjiwai untuk nama Stadion Utama yang akan dimiliki Jabar tersebut.
"Gelora Mochamad Toha sangat tepat untuk Stadion Gedebage. Nama itu tidak perlu diperdebatkan lagi, Mochamad Toha adalah spirit warga Bandung dan Jawa Barat," kata Azis Syarif.
Azis mengaku tidak kompeten untuk menetapkan nama itu, namun sebagai pengurus olahraga di Jabar, Ia merasa tergugah untuk memberikan masukan bagi nama stadion dan kompleks olahraga yang berlokasi di kawasan Kota Bandung bagian timur itu.
Menurut Azis, nama Mochamad Toha tidak perlu diperdebatkan lagi dan terlalu naif untuk memperdebatkan nama pahlawan dari Bandung Selatan itu, yang menjadi spirit bagi perjuangan masyarakat Jawa Barat khususnya di Kota Bandung.
"Saya kira nama Mochamad Toha tidak perlu diperdebatkan lagi. Namun perlu 'kerelaan' dari sejumlah pihak terkait untuk memberikan nama itu. Tidak perlu sayembara dan itu akan lebih terhormat bagi kita semua yang hidup di generasi saat ini," kata Azis.
Azis Syarif menilai, nama Gelora Mochamad Toha merupakan nama megah dan lambang spirit bagi pejuang dan juga olahragawan pejuang Jawa Barat. "Bila disebut nama Mochamad Toha, hati ini langsung berdegup dan semangat berkobar. Saya yakin Gelora Mochamad Toha telah menjadi 'ketentuan' yang harus bisa diterima semua pihak," ujarnya.
Terkait kemungkinan dinamai oleh nama olahragawan terbaik Jawa Barat, menurut Azis Syarif sangat memungkinkan. Namun ia tidak melihat adanya yang lebih tepat dibanding nama Mochamad Toha.
"Bisa saja dinamai oleh nama olahragawan, namun bisa menimbulkan kecemburuan cabang olahraga lainnya. Saya kira nama itu tak perlu diargumentasikan lagi, sudah suratan untuk stadion itu," ungkapnya.
Ia berharap, pada saatnya nanti dalam penamaan Stadion Utama tersebut tidak lagi terlalu diperdebatkan. Pasalnya banyak cara dan alternative yang lebih netral untuk menamai Stadion Gedebage tersebut.
''Kita bisa lihat, untuk penamaan Stadion itu banyak diwarnai perdebatan, meskipun dianggap wajar. Tapi, kita semua bisa mencari alternative penamaan secara netral. Dan nama semangat pahlawan terdahulu kita dirasa lebih tepat untuk menunjukkan semangat juang olahraga Jabar ke depan,” pungkasnya.
"Gelora Mochamad Toha sangat tepat untuk Stadion Gedebage. Nama itu tidak perlu diperdebatkan lagi, Mochamad Toha adalah spirit warga Bandung dan Jawa Barat," kata Azis Syarif.
Azis mengaku tidak kompeten untuk menetapkan nama itu, namun sebagai pengurus olahraga di Jabar, Ia merasa tergugah untuk memberikan masukan bagi nama stadion dan kompleks olahraga yang berlokasi di kawasan Kota Bandung bagian timur itu.
Menurut Azis, nama Mochamad Toha tidak perlu diperdebatkan lagi dan terlalu naif untuk memperdebatkan nama pahlawan dari Bandung Selatan itu, yang menjadi spirit bagi perjuangan masyarakat Jawa Barat khususnya di Kota Bandung.
"Saya kira nama Mochamad Toha tidak perlu diperdebatkan lagi. Namun perlu 'kerelaan' dari sejumlah pihak terkait untuk memberikan nama itu. Tidak perlu sayembara dan itu akan lebih terhormat bagi kita semua yang hidup di generasi saat ini," kata Azis.
Azis Syarif menilai, nama Gelora Mochamad Toha merupakan nama megah dan lambang spirit bagi pejuang dan juga olahragawan pejuang Jawa Barat. "Bila disebut nama Mochamad Toha, hati ini langsung berdegup dan semangat berkobar. Saya yakin Gelora Mochamad Toha telah menjadi 'ketentuan' yang harus bisa diterima semua pihak," ujarnya.
Terkait kemungkinan dinamai oleh nama olahragawan terbaik Jawa Barat, menurut Azis Syarif sangat memungkinkan. Namun ia tidak melihat adanya yang lebih tepat dibanding nama Mochamad Toha.
"Bisa saja dinamai oleh nama olahragawan, namun bisa menimbulkan kecemburuan cabang olahraga lainnya. Saya kira nama itu tak perlu diargumentasikan lagi, sudah suratan untuk stadion itu," ungkapnya.
Ia berharap, pada saatnya nanti dalam penamaan Stadion Utama tersebut tidak lagi terlalu diperdebatkan. Pasalnya banyak cara dan alternative yang lebih netral untuk menamai Stadion Gedebage tersebut.
''Kita bisa lihat, untuk penamaan Stadion itu banyak diwarnai perdebatan, meskipun dianggap wajar. Tapi, kita semua bisa mencari alternative penamaan secara netral. Dan nama semangat pahlawan terdahulu kita dirasa lebih tepat untuk menunjukkan semangat juang olahraga Jabar ke depan,” pungkasnya.
(aww)