Vettel yakin tak pernah lakukan kesalahan
Kamis, 20 Desember 2012 - 02:19 WIB
Vettel yakin tak pernah lakukan kesalahan
A
A
A
Sindonews.com - Juara dunia Formula Satu (F1), Sebastian Vettel, tidak pernah meragukan keabsahannya untuk menyabet gelar juara dunia ketiga yang diraihnya pada musim 2012. Ia merasa tidak pernah melakukan kesalahan dalam balapan terakhir yang digelar di Interlagos, Brazil, November lalu.
Gelar juara yang diraih pembalap Red Bull itu digugat oleh tim Ferrari, setelah Vettel dituduh melakukan kesalahan saat menyalip Jean-Eric Vergne di lap keempat. Jika hukuman dijatuhkan kepada Vettel, maka pembalap asal Jerman tersebut bakal terkena penalti 20 detik. Dan berdasar poin tersebut, pembalap Ferrari, Fernando Alonso, akan mengambil alih gelar juara dunia milik Vettel.
Kelihatannya Vettel memang mendahului Vergne di zona kuning, yang itu berarti dilarang untuk mendahului. Namun, setelah menyaksikan rekaman televisi memperlihatkan bahwa Vettel melaluinya dengan bendera hijau, yang berarti itu semuanya mementahkan tuduhan tim Ferrari. Sehingga, berdasar hal itu, Federasi Otomobil Internasional (FIA) memutuskan tidak ada yang salah terhadap Vettel, dan meminta Ferrari untuk menerima keputusan, serta meminta tim Kuda Jingkrak itu untuk tidak berusaha merusak hasil resmi perlombaan.
"Setelah FIA memeriksa setiap inchi dari rekaman tersebut, dan menegaskan bahwa semuanya sudah sesuai peraturan, Ferrari tetap menolak dan melakukan protes," ungkap Vettel, dikutip Sporting Life, Rabu (19/12) waktu setempat.
"Namun percaya atau tidak, saya tahu sejak bendera kotak-kotak (tanda finish) melambai, tidak ada satu pun kesalahan yang saya lakukan," pungkasnya.
Gelar juara yang diraih pembalap Red Bull itu digugat oleh tim Ferrari, setelah Vettel dituduh melakukan kesalahan saat menyalip Jean-Eric Vergne di lap keempat. Jika hukuman dijatuhkan kepada Vettel, maka pembalap asal Jerman tersebut bakal terkena penalti 20 detik. Dan berdasar poin tersebut, pembalap Ferrari, Fernando Alonso, akan mengambil alih gelar juara dunia milik Vettel.
Kelihatannya Vettel memang mendahului Vergne di zona kuning, yang itu berarti dilarang untuk mendahului. Namun, setelah menyaksikan rekaman televisi memperlihatkan bahwa Vettel melaluinya dengan bendera hijau, yang berarti itu semuanya mementahkan tuduhan tim Ferrari. Sehingga, berdasar hal itu, Federasi Otomobil Internasional (FIA) memutuskan tidak ada yang salah terhadap Vettel, dan meminta Ferrari untuk menerima keputusan, serta meminta tim Kuda Jingkrak itu untuk tidak berusaha merusak hasil resmi perlombaan.
"Setelah FIA memeriksa setiap inchi dari rekaman tersebut, dan menegaskan bahwa semuanya sudah sesuai peraturan, Ferrari tetap menolak dan melakukan protes," ungkap Vettel, dikutip Sporting Life, Rabu (19/12) waktu setempat.
"Namun percaya atau tidak, saya tahu sejak bendera kotak-kotak (tanda finish) melambai, tidak ada satu pun kesalahan yang saya lakukan," pungkasnya.
(nug)