FIFA: Singkirkan politik dari sepak bola Indonesia!
Kamis, 20 Desember 2012 - 17:54 WIB
FIFA: Singkirkan politik dari sepak bola Indonesia!
A
A
A
Sindonews.com - Adanya intervensi politik tertentu dalam sepak bola Indonesia seperti yang didengungkan selama ini memang bukanlah isapan jempol semata. Setidaknya hal itu diakui Presiden FIFA Sepp Blatter dan Wakil Presiden FIFA, Pangeran Ali bin Al-Hussein
Melalui akun Twitter miliknya, Wakil Presiden FIFA, Pangeran Ali bin Al-Hussein menyampaikan pendapatnya bahwa kisruh sepak bola Indonesia akan lebih mudah terselesaikan jika tidak dicampuri urusan politik.
Menurut Pangeran Ali, meski FIFA menunda sanksinya, PSSI tidak boleh lantas bersantai-santai. FIFA masih memberi kesempatan kepada PSSI untuk segera membenahi kisruh sepak bola Indonesia hingga tenggat waktu baru, 30 Maret 2013 mendatang.
"FIFA memutuskan untuk memberikan PSSI perpanjangan (deadline) dan kami harap ada hasil terbaik demi kepentingan sepak bola Indonesia," tulisnya dalam Twitter pribadinya, Kamis (20/12/2012).
"Penting sekali bagi kita untuk menyingkirkan politik dari sepak bola," Pangeran Ali melanjutkan kicauannya.
Bahkan sebelumnya, Presiden FIFA Sepp Blatter,mengakui ada masukan dari pemerintah dan politisi Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada PSSI untuk melakukan pembenahan dalam rapat Komite Eksekutif FIFA yang digelar di Tokyo 14 Desember 2012.
"Otoritas olahraga dan politisi telah melakukan intervensi dengan mengatakan bahwa kami harus memberikan Indonesia tiga bulan ke depan untuk bisa kembali, " tutur Blatter seperti dilansir goal.com,15 Desember 2012.
Melalui akun Twitter miliknya, Wakil Presiden FIFA, Pangeran Ali bin Al-Hussein menyampaikan pendapatnya bahwa kisruh sepak bola Indonesia akan lebih mudah terselesaikan jika tidak dicampuri urusan politik.
Menurut Pangeran Ali, meski FIFA menunda sanksinya, PSSI tidak boleh lantas bersantai-santai. FIFA masih memberi kesempatan kepada PSSI untuk segera membenahi kisruh sepak bola Indonesia hingga tenggat waktu baru, 30 Maret 2013 mendatang.
"FIFA memutuskan untuk memberikan PSSI perpanjangan (deadline) dan kami harap ada hasil terbaik demi kepentingan sepak bola Indonesia," tulisnya dalam Twitter pribadinya, Kamis (20/12/2012).
"Penting sekali bagi kita untuk menyingkirkan politik dari sepak bola," Pangeran Ali melanjutkan kicauannya.
Bahkan sebelumnya, Presiden FIFA Sepp Blatter,mengakui ada masukan dari pemerintah dan politisi Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada PSSI untuk melakukan pembenahan dalam rapat Komite Eksekutif FIFA yang digelar di Tokyo 14 Desember 2012.
"Otoritas olahraga dan politisi telah melakukan intervensi dengan mengatakan bahwa kami harus memberikan Indonesia tiga bulan ke depan untuk bisa kembali, " tutur Blatter seperti dilansir goal.com,15 Desember 2012.
(wbs)