Perenang top Indonesia bersaing di KRAPSI XXXIV
Kamis, 20 Desember 2012 - 20:42 WIB
Perenang top Indonesia bersaing di KRAPSI XXXIV
A
A
A
Sindonews.com - Para perenang top Indonesia siap bersaing di Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) XXXIV di kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat. Even ini akan diselenggarakan dari tanggal 27 sampai dengan 30 Desember 2012 mendatang.
Klub Elvira Swima Gemilang (ESG) Bandung ditunjuk Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) untuk menggelar even akbar yang rutin digelar setiap tahunnya tersebut.
''Kami ditunjuk menjadi penyelenggara, lantaran ESG Bandung sejak tiga tahun terakhir menjadi juara umum gelaran KRAPSI yaitu tahun 2009, 2010, dan 2011 lalu,” Kata Ketua Pelaksana KRAPSI ke 34, Iman Firmansyah, kepada SINDO, Kamis (20/12).
Menurut Iman, program ini merupakan salah satu pembinaan rutin tahunan PB PRSI di mana pelaksanannya menunjuk klub di bawah koordinasi Pengda PRSI Jabar. KRAPSI ini merupakan tolak ukur pembinaan yang dilakukan klub-klub se-indonesia selama satu tahun.
Dalam pelaksanaannya Kejuaraan ini dibagi menjadi bebrapa kelompok umur putra dan putri. Yaitu KU Senior (18 tahun dan diatasnya), KU I (15 - 17 tahun), KU II (13 - 14 tahun), KU III ( 11 - 12 tahun ), dan KU IV (10 tahun dan di bawahnya).
Iman mengaku, pihaknya menargetkan peserta yang akan mengikuti kejuaraan tersebut sebanyak 1000 atlet dari 150 klub di Indonesia. Pada KRAPSI tersebut juga dipastikan atlet-atlet top Indonesia yang turun di PON XVIII 2012 lalu dipastikan akan turut bersaing.
Dengan turunnya atlet-atlet PON tersebut dipastikan kejuaraan KRAPSI ini akan semakin semarak. Ini merupakan kesempatan untuk para atlet junior melihat langsung atlet-atlet top Indonesia. Selain itu persaingan antar klub dipastikan akan seru.
''Pada gelaran KRAPSI semua atlet membela klubnya masing-masing, termasuk atlet-atlet nasional yang turun di PON Riau lalu. Seperti, Triyadi Fauzi, Ressa Kania Dewi, Yessi Yossaputra, Glen Victor, Ricky Angga wijaya, Monalisa. Saatnya mereka berjuang untuk membela klubnya,” ungkapnya.
Peraturan perlombaan yang digunakan sama dengan peraturan KRAPSI sebelumnya yang diselenggarakan di Surabaya yaitu menggunakan FINA RULES dengan satu kali start dan dilaksanakan langsung final (berdasarkan waktu terbaik tiap nomor lomba).
Jumlah peserta tiap perkumpulan dalam setiap nomor lomba dibatasi maksimal 4 perenang sedangkan jumlah nomor yang diikuti tiap peserta tidak dibatasi dengan ketentuan masuk limit waktu yang ditetapkan . Sementara untuk estafet tiap regu terdiri dari satu kelompok umur ,tidak diperkenankan melakukan penggabungan /mix antar kelompok umur .
Iman berharap KRAPSI XXXIV yang diselenggarakan di Bandung itu, bisa berlangsung sukses dan lancar, selain itu juga dengan ikutnya perenang-perenang jagoan nasional, diharapkan banyak yang memecahkan rekor.
Ia mengharapkan dengan kejuaraan itu dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap olahraga air tersebut. Terlebih khususnya Jabar di PON XVIII lalu menjadi juara umum dengan meraih 22 medali emas dari 32 yang di perebutkan.
Klub Elvira Swima Gemilang (ESG) Bandung ditunjuk Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) untuk menggelar even akbar yang rutin digelar setiap tahunnya tersebut.
''Kami ditunjuk menjadi penyelenggara, lantaran ESG Bandung sejak tiga tahun terakhir menjadi juara umum gelaran KRAPSI yaitu tahun 2009, 2010, dan 2011 lalu,” Kata Ketua Pelaksana KRAPSI ke 34, Iman Firmansyah, kepada SINDO, Kamis (20/12).
Menurut Iman, program ini merupakan salah satu pembinaan rutin tahunan PB PRSI di mana pelaksanannya menunjuk klub di bawah koordinasi Pengda PRSI Jabar. KRAPSI ini merupakan tolak ukur pembinaan yang dilakukan klub-klub se-indonesia selama satu tahun.
Dalam pelaksanaannya Kejuaraan ini dibagi menjadi bebrapa kelompok umur putra dan putri. Yaitu KU Senior (18 tahun dan diatasnya), KU I (15 - 17 tahun), KU II (13 - 14 tahun), KU III ( 11 - 12 tahun ), dan KU IV (10 tahun dan di bawahnya).
Iman mengaku, pihaknya menargetkan peserta yang akan mengikuti kejuaraan tersebut sebanyak 1000 atlet dari 150 klub di Indonesia. Pada KRAPSI tersebut juga dipastikan atlet-atlet top Indonesia yang turun di PON XVIII 2012 lalu dipastikan akan turut bersaing.
Dengan turunnya atlet-atlet PON tersebut dipastikan kejuaraan KRAPSI ini akan semakin semarak. Ini merupakan kesempatan untuk para atlet junior melihat langsung atlet-atlet top Indonesia. Selain itu persaingan antar klub dipastikan akan seru.
''Pada gelaran KRAPSI semua atlet membela klubnya masing-masing, termasuk atlet-atlet nasional yang turun di PON Riau lalu. Seperti, Triyadi Fauzi, Ressa Kania Dewi, Yessi Yossaputra, Glen Victor, Ricky Angga wijaya, Monalisa. Saatnya mereka berjuang untuk membela klubnya,” ungkapnya.
Peraturan perlombaan yang digunakan sama dengan peraturan KRAPSI sebelumnya yang diselenggarakan di Surabaya yaitu menggunakan FINA RULES dengan satu kali start dan dilaksanakan langsung final (berdasarkan waktu terbaik tiap nomor lomba).
Jumlah peserta tiap perkumpulan dalam setiap nomor lomba dibatasi maksimal 4 perenang sedangkan jumlah nomor yang diikuti tiap peserta tidak dibatasi dengan ketentuan masuk limit waktu yang ditetapkan . Sementara untuk estafet tiap regu terdiri dari satu kelompok umur ,tidak diperkenankan melakukan penggabungan /mix antar kelompok umur .
Iman berharap KRAPSI XXXIV yang diselenggarakan di Bandung itu, bisa berlangsung sukses dan lancar, selain itu juga dengan ikutnya perenang-perenang jagoan nasional, diharapkan banyak yang memecahkan rekor.
Ia mengharapkan dengan kejuaraan itu dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap olahraga air tersebut. Terlebih khususnya Jabar di PON XVIII lalu menjadi juara umum dengan meraih 22 medali emas dari 32 yang di perebutkan.
(aww)