PBR resmi gunakan Si Jalak Harupat
Jum'at, 21 Desember 2012 - 15:13 WIB
PBR resmi gunakan Si Jalak Harupat
A
A
A
Sindonews.com - Pelita Bandung Raya (PBR) akhirnya resmi menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung sebagai homebase di Indonesian Super League (ISL) musim 2013. Hal itu dipastikan setelah Pemerintah Kabupaten Bandung selaku pemilik stadion mengeluarkan izin pemakaian.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bandung Akhmad Djohara mengatakan, surat pengajuan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat disampaikan oleh Pelita Bandung Raya kepada Bupati Bandung Dadang M Naser sejak tiga pekan lalu. Setelah itu, pihak manajemen klub pun sempat mendatangi bupati dan pengurus stadion secara langsung.
"Pengajuannya sudah kami terima, bahkan manajemen klub tidak hanya secara tulisan, mereka langsung datang kepada kami untuk meminta izin penggunaan stadion. Dan karena pada dasarnya stadion itu didirikan untuk kepentingan sepakbola, jadi tidak ada alasan bagi kami untuk menolaknya. Surat persetujuan dari Pemkab Bandung sudah keluar kemarin (19/12), dan mulai efektif digunakan oleh Pelita Bandung Raya sejak Januari nanti," kata Akhmad ditemui di Pusat Pelatihan Olahraga Tarung Derajat, Kawah Braja Mantara, Katapang, Kabupaten Bandung.
Akhmad mengatakan, saat ini Stadion Si Jalak Harupat masih dalam tahap renovasi. Namun dia yakin, perbaikan yang dilakukan akan selesai pada akhir Desember. Pemkab Bandung pun menjamin, stadion berkapasitas 40 ribu penonton itu siap digunakan pada pertandingan pembuka ISL, 5 Januari nanti.
"Insyaalloh selesai renovasi akhir bulan ini. Sekarang sudah masuk renovasi tahap akhir, yaitu berupa pemeliharaan rumput. Karena itu pula kami menolak segala ajuan penggunaan Si Jalak Harupat beberapa waktu lalu. Dan tentunya pada pertandingan pembuka ISL nanti, stadion sudah siap pakai," tutur Akhmad.
Meski begitu, Akhmad berharap perbaikan Si Jalak Harupat bisa usai lebih cepat. Terlebih, Pelita Bandung Raya berencana menggelar beberapa kali uji coba sebelum kick off ISL digelar. Selain itu, Eka Ramdani dkk juga tentu membutuhkan beberapa kali latihan di Si Jalak Harupat untuk mengenal kontur lapangan.
"Tapi terkait akan digelarnya uji coba ujicoba sebelum tanggal itu (5 Januari), mudah-mudahan bisa digunakan juga. Akhir desember lah bisa digunakan," ujar Akhmad.
Menerima kabar tersebut, Pelatih Pelita Bandung Raya Simon McMenemy mengaku senang. Menurutnya, Stadion Si Jalak Harupat merupakan lokasi bagus yang memungkinkan penampilan anak asuhnya maksimal. Pelatih berkewarganegaraan Inggris ini pun berharap, renovasi yang saat ini dilakukan bisa segera tuntas. Terlebih dengan diagendakannya beberapa kali latihan Pelita Bandung Raya di stadion tersebut.
"Tentu bagus kalau sudah ada konfirmasi dari pengurus stadion. Lapangan di sana memang bagus, jadi bagus pula untuk para pemain. Sebelum ISL kami akan latihan dan uji coba di sana. Tapi tentunya menunggu kabar tentang renovasinya dulu. Terakhir saya dengar perbaikan Si Jalak Harupat masih berlangsung," kata Simon di lokasi futsal Pasar Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bandung Akhmad Djohara mengatakan, surat pengajuan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat disampaikan oleh Pelita Bandung Raya kepada Bupati Bandung Dadang M Naser sejak tiga pekan lalu. Setelah itu, pihak manajemen klub pun sempat mendatangi bupati dan pengurus stadion secara langsung.
"Pengajuannya sudah kami terima, bahkan manajemen klub tidak hanya secara tulisan, mereka langsung datang kepada kami untuk meminta izin penggunaan stadion. Dan karena pada dasarnya stadion itu didirikan untuk kepentingan sepakbola, jadi tidak ada alasan bagi kami untuk menolaknya. Surat persetujuan dari Pemkab Bandung sudah keluar kemarin (19/12), dan mulai efektif digunakan oleh Pelita Bandung Raya sejak Januari nanti," kata Akhmad ditemui di Pusat Pelatihan Olahraga Tarung Derajat, Kawah Braja Mantara, Katapang, Kabupaten Bandung.
Akhmad mengatakan, saat ini Stadion Si Jalak Harupat masih dalam tahap renovasi. Namun dia yakin, perbaikan yang dilakukan akan selesai pada akhir Desember. Pemkab Bandung pun menjamin, stadion berkapasitas 40 ribu penonton itu siap digunakan pada pertandingan pembuka ISL, 5 Januari nanti.
"Insyaalloh selesai renovasi akhir bulan ini. Sekarang sudah masuk renovasi tahap akhir, yaitu berupa pemeliharaan rumput. Karena itu pula kami menolak segala ajuan penggunaan Si Jalak Harupat beberapa waktu lalu. Dan tentunya pada pertandingan pembuka ISL nanti, stadion sudah siap pakai," tutur Akhmad.
Meski begitu, Akhmad berharap perbaikan Si Jalak Harupat bisa usai lebih cepat. Terlebih, Pelita Bandung Raya berencana menggelar beberapa kali uji coba sebelum kick off ISL digelar. Selain itu, Eka Ramdani dkk juga tentu membutuhkan beberapa kali latihan di Si Jalak Harupat untuk mengenal kontur lapangan.
"Tapi terkait akan digelarnya uji coba ujicoba sebelum tanggal itu (5 Januari), mudah-mudahan bisa digunakan juga. Akhir desember lah bisa digunakan," ujar Akhmad.
Menerima kabar tersebut, Pelatih Pelita Bandung Raya Simon McMenemy mengaku senang. Menurutnya, Stadion Si Jalak Harupat merupakan lokasi bagus yang memungkinkan penampilan anak asuhnya maksimal. Pelatih berkewarganegaraan Inggris ini pun berharap, renovasi yang saat ini dilakukan bisa segera tuntas. Terlebih dengan diagendakannya beberapa kali latihan Pelita Bandung Raya di stadion tersebut.
"Tentu bagus kalau sudah ada konfirmasi dari pengurus stadion. Lapangan di sana memang bagus, jadi bagus pula untuk para pemain. Sebelum ISL kami akan latihan dan uji coba di sana. Tapi tentunya menunggu kabar tentang renovasinya dulu. Terakhir saya dengar perbaikan Si Jalak Harupat masih berlangsung," kata Simon di lokasi futsal Pasar Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
(wbs)