Cleverly buru pertarungan unifikasi
Jum'at, 21 Desember 2012 - 17:56 WIB
Cleverly buru pertarungan unifikasi
A
A
A
Sindonews.com - Dalam menghadapi penantangnya, Robin Krasniqi, dari Jerman pada 17 Maret mendatang, juara kelas berat ringan WBO, Nathan Cleverly, menegaskan bahwa ia akan berada pada performa terbaiknya.
Petinju berusia 25 tahun itu berharap bahwa memperlihatkan penampilan terbaik saat meladeni Krasniqi bisa membawanya dalam pertarungan unifikasi dengan Beibut Shumenov, Bernard Hopkins atau Tavoris Cloud. Oleh karena duel mempertahankan gelar melawan Krasniqi digelar di kandang Krasniqi, di Jerman, maka Cleverly berpendapat jika ia harus lebih agresif sejak bel pertama dibunyikan.
"Menurut saya jika pertarungan digelar di Jerman, yang sudah tak asing lagi bahwa petinju tuan rumah akan mendapatkan hasil yang bagus, saya merasa saya benar-benar harus datang ke sana dan melakukan serta menyayatnya," tuturnya, seperti dikutip Sports Mole, Jumat (21/12).
Menurutnya, dirinya harus tampil impresif dalam menghadapi Krasniqi, sebab ia akan menghadapi pertarungan besar untuk unifikasi gelar. "Semuanya akan berada pada tempatnya setelah laga ini. Jika semuanya berjalan dengan baik saat bertemu Krasniqi, Shumenov jelas terlihat dalam pandangan saya, dan saya pasti akan melawan pemenang Hopkins dan Tavoris Cloud."
Petinju asal Wales, Inggris Raya, itu, memiliki bekal yang cukup baik untuk merealisasikan ucapannya tersebut. Pasalnya, ia belum terkalahkan dalam 25 pertarungan profesionalnya, dan ia sukses meng-KO lawannya dalam 12 duel di atas ring. Namun, mungkinkah yang nantinya terjadi adalah sebaliknya, ia bakal dikalahkan untuk yang kali pertama oleh Krasniqi. Kita tunggu saja.
Petinju berusia 25 tahun itu berharap bahwa memperlihatkan penampilan terbaik saat meladeni Krasniqi bisa membawanya dalam pertarungan unifikasi dengan Beibut Shumenov, Bernard Hopkins atau Tavoris Cloud. Oleh karena duel mempertahankan gelar melawan Krasniqi digelar di kandang Krasniqi, di Jerman, maka Cleverly berpendapat jika ia harus lebih agresif sejak bel pertama dibunyikan.
"Menurut saya jika pertarungan digelar di Jerman, yang sudah tak asing lagi bahwa petinju tuan rumah akan mendapatkan hasil yang bagus, saya merasa saya benar-benar harus datang ke sana dan melakukan serta menyayatnya," tuturnya, seperti dikutip Sports Mole, Jumat (21/12).
Menurutnya, dirinya harus tampil impresif dalam menghadapi Krasniqi, sebab ia akan menghadapi pertarungan besar untuk unifikasi gelar. "Semuanya akan berada pada tempatnya setelah laga ini. Jika semuanya berjalan dengan baik saat bertemu Krasniqi, Shumenov jelas terlihat dalam pandangan saya, dan saya pasti akan melawan pemenang Hopkins dan Tavoris Cloud."
Petinju asal Wales, Inggris Raya, itu, memiliki bekal yang cukup baik untuk merealisasikan ucapannya tersebut. Pasalnya, ia belum terkalahkan dalam 25 pertarungan profesionalnya, dan ia sukses meng-KO lawannya dalam 12 duel di atas ring. Namun, mungkinkah yang nantinya terjadi adalah sebaliknya, ia bakal dikalahkan untuk yang kali pertama oleh Krasniqi. Kita tunggu saja.
(nug)