Berger bantah isu geser Haug
Jum'at, 21 Desember 2012 - 19:28 WIB
Berger bantah isu geser Haug
A
A
A
Sindonews.com - Mantan pembalap Ferrari Gerhard Berger, membantah spekulasi yang menyebutkan bahwa dirinya siap menggantikan posisi Norbert Haug sebagai Presiden tim Mercedes. Sebelumnya, keputusan Haug untuk meninggalkan posisinya yang telah ditempatinya selama 22 tahun karena kegagalannya mendapatkan gelar juara Formula One (F1) selama tiga tahun terakhir.
Berger yang berasal dari Austria, selama beberapa tahun terakhir ini, memegang kepala komisi Federasi Otomotif Internasional (FIA). Namun, ketika ditanya mengenai rencana masa depan selanjutnya, Berger menegaskan spekulasi untuk mengisi tempat di Mercedes masih jauh di rencananya. "Sama sekali tidak. Pasalnya, hingga saat ini baik saya maupun Mercedes belum melakukan pembicaraan sama sekali," kilah Berger seperti dilansir YahooSport, Jumat (21/12/2012).
Sementara itu, Haug sendiri akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden pada akhir tahun ini. Namun, Haug mengaku belum memiliki rencana terkait masa depan dan menanggapi kabar tersebut dia tidak ingin terlibat dalam sebuah diskusi tersebut.
"Saya tidak tahu soal itu. Ini bukan posisi saya untuk menilai kinerja dewan. Jadi, apapun keputusan Mercedes selanjutnya itu merupakan keputusan yang tepat," tambah Haug.
Berger yang berasal dari Austria, selama beberapa tahun terakhir ini, memegang kepala komisi Federasi Otomotif Internasional (FIA). Namun, ketika ditanya mengenai rencana masa depan selanjutnya, Berger menegaskan spekulasi untuk mengisi tempat di Mercedes masih jauh di rencananya. "Sama sekali tidak. Pasalnya, hingga saat ini baik saya maupun Mercedes belum melakukan pembicaraan sama sekali," kilah Berger seperti dilansir YahooSport, Jumat (21/12/2012).
Sementara itu, Haug sendiri akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden pada akhir tahun ini. Namun, Haug mengaku belum memiliki rencana terkait masa depan dan menanggapi kabar tersebut dia tidak ingin terlibat dalam sebuah diskusi tersebut.
"Saya tidak tahu soal itu. Ini bukan posisi saya untuk menilai kinerja dewan. Jadi, apapun keputusan Mercedes selanjutnya itu merupakan keputusan yang tepat," tambah Haug.
(wbs)