Jarvis : Yamaha bisa kendalikan Rossi-Lorenzo
Jum'at, 21 Desember 2012 - 21:47 WIB
Jarvis : Yamaha bisa kendalikan Rossi-Lorenzo
A
A
A
Sindonews.com - Direktur umum Yamaha, Lin Jarvis mengatakan hubungan yang kurang harmonis di dalam garasi tim antara Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo tidak akan berpengaruh terhadap perebutan gelar di tahun depan.
Sebelumnya, kabar kedatangan Rossi, juara dunia MotoGP tujuh kali itu ke Yamaha FIAT telah membawa hawa panas di dalam garasi mereka. Namun, spekulasi keretakan antara dua pembalap handal tersebut sempat luntur, ketika Lorenzo menegaskan dirinya tidak akan memasang tembok pemisah setelah kehadiran Rossi ke tim Yamaha musim ini. Ini jauh terbalik ketika Rossi menjadi pembalap utama Yamaha. Ketika itu dia meminta dibuatkan dinding pemisah di garasi tim.
Kendati demikian, Jarvis tetap optimistis bahwa tim bisa meredam emosi di dalam garasi. "Kami tahu bagaimana menangani dua bintang besar di tim dan itu tidak mudah dilakukan. Keduanya sedikit lebih tua dan matang, dan skenario yang sangat berbeda dengan apa yang terjadi sebelumnya," kata Jarvis seperti dilansir f1passion.it, Jumat (21/12/2012).
"Mungkin sebelumnya, Rossi awalnya raja MotoGP, sedangkan Lorenzo pembalap handal yang baru tiba di Yamaha. Hal ini yang membuat garasi tim panas. Tapi, kini semuanya berbeda."
"Saya pun yakin akan ada masalah karena membalap di kejuaraan tertinggi sangatlah kompetitif. Jika mereka berapi-api untuk meraih kemenangan, maka situasi panas tersebut mungkin bisa kembali muncul. Meskipun begitu, kami akan berusaha untuk menghadapinya," tutup Jarvis.
Sebelumnya, kabar kedatangan Rossi, juara dunia MotoGP tujuh kali itu ke Yamaha FIAT telah membawa hawa panas di dalam garasi mereka. Namun, spekulasi keretakan antara dua pembalap handal tersebut sempat luntur, ketika Lorenzo menegaskan dirinya tidak akan memasang tembok pemisah setelah kehadiran Rossi ke tim Yamaha musim ini. Ini jauh terbalik ketika Rossi menjadi pembalap utama Yamaha. Ketika itu dia meminta dibuatkan dinding pemisah di garasi tim.
Kendati demikian, Jarvis tetap optimistis bahwa tim bisa meredam emosi di dalam garasi. "Kami tahu bagaimana menangani dua bintang besar di tim dan itu tidak mudah dilakukan. Keduanya sedikit lebih tua dan matang, dan skenario yang sangat berbeda dengan apa yang terjadi sebelumnya," kata Jarvis seperti dilansir f1passion.it, Jumat (21/12/2012).
"Mungkin sebelumnya, Rossi awalnya raja MotoGP, sedangkan Lorenzo pembalap handal yang baru tiba di Yamaha. Hal ini yang membuat garasi tim panas. Tapi, kini semuanya berbeda."
"Saya pun yakin akan ada masalah karena membalap di kejuaraan tertinggi sangatlah kompetitif. Jika mereka berapi-api untuk meraih kemenangan, maka situasi panas tersebut mungkin bisa kembali muncul. Meskipun begitu, kami akan berusaha untuk menghadapinya," tutup Jarvis.
(aww)