Stramaccioni hanya ingin Inter menjadi runner up
Jum'at, 21 Desember 2012 - 22:13 WIB
Stramaccioni hanya ingin Inter menjadi runner up
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni mengaku dirinya tak memiliki ambisi untuk bisa membawa klubnya menggondol gelar scudetto musim ini. Menurutnya bisa finish di sebagai runner up di Seri A Liga Italia saja merupakan pencapaian membanggakan dalam karirnya sebagai pelatih.
Untuk mewujudkan ambisi itu, pelatih berusia 36 tahun itu berharap timnya bisa mengalahkan Genoa di Giuseppe Meazza, Sabtu (22/12/2012). ” Saya ingin serius menjalankan pertandingan besok (lawan Genoa) sangat serius, karena sangat penting bagi kami. Saya ingin menang untuk menyelesaikan posisi kedua akhir musim,”tegas Stramaccioni, dikutip Football Italia, Jumat (21/12/2012)
"Ini sangat penting, dari perspektif psikologis juga. Kami sudah meletakkan dasar-dasar untuk kembali bersaing dan mendapatkan kembali tempat di Liga Champions musim depan,”sambungnya.
Il Nerazzuri dipastikan tak akan diperkuat gelandang andalan, Fredy Guarin, karena mendapat skors yang didapat pada laga melawan Lazio. Kondisi ini kian memusingkan sang allenatore dalam meramu strategi terbaiknya nanti. Terlebih pilihan pemain di lini tengah semakin sedikit setelah Wesley Sneijder dan Philipe Coutinho telah memberikan liburan Natal lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.
" Sebenarnya kami berharap Guarin bisa main tapi sayangnya dia terkena skors. Untuk itu kami harus menemukan beberapa solusi mengingat kami kehilangan pemain karena cedera. Hal ini membuat pilihan pemain di lini tengah semakin sedikit,” tandasnya.
Untuk mewujudkan ambisi itu, pelatih berusia 36 tahun itu berharap timnya bisa mengalahkan Genoa di Giuseppe Meazza, Sabtu (22/12/2012). ” Saya ingin serius menjalankan pertandingan besok (lawan Genoa) sangat serius, karena sangat penting bagi kami. Saya ingin menang untuk menyelesaikan posisi kedua akhir musim,”tegas Stramaccioni, dikutip Football Italia, Jumat (21/12/2012)
"Ini sangat penting, dari perspektif psikologis juga. Kami sudah meletakkan dasar-dasar untuk kembali bersaing dan mendapatkan kembali tempat di Liga Champions musim depan,”sambungnya.
Il Nerazzuri dipastikan tak akan diperkuat gelandang andalan, Fredy Guarin, karena mendapat skors yang didapat pada laga melawan Lazio. Kondisi ini kian memusingkan sang allenatore dalam meramu strategi terbaiknya nanti. Terlebih pilihan pemain di lini tengah semakin sedikit setelah Wesley Sneijder dan Philipe Coutinho telah memberikan liburan Natal lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.
" Sebenarnya kami berharap Guarin bisa main tapi sayangnya dia terkena skors. Untuk itu kami harus menemukan beberapa solusi mengingat kami kehilangan pemain karena cedera. Hal ini membuat pilihan pemain di lini tengah semakin sedikit,” tandasnya.
(wbs)