Terlalu percaya diri, alasan Khan kalah dari Garcia
Sabtu, 22 Desember 2012 - 16:13 WIB
Terlalu percaya diri, alasan Khan kalah dari Garcia
A
A
A
Sindonews.com - Petinju Inggris, Amir Khan mengakui kekalahannya di pertemuan pertama menghadapi Danny Garcia lima bulan lalu, karena dirinya terlalu percaya diri. Akibatnya dia harus kehilangan gelar WBA kelas welter ringannya di Las Vegas, sehingga dirinya sempat ragu jika kembali ke dalam ring.
Namun, setelah menang meyakinkan atas Carlos Molina pekan lalu. Khan bersikeras bahwa ia tidak akan membuat kesalahan yang sama. "Saya dapat melakukan pertarungan dengan memberikan sejumlah pukulan ke arahnya dan saya pikir sangat mudah untuk dapat memukulnya di ronde pertama hingga akhirnya dia menyerah," aku petinju 26 tahun tersebut seperti dilansir SportsMole, Sabtu (22/12/2012).
Setelah menegaskan bakal kembali naik ke atas ring pada April mendatang, petinju berusia 26 tahun ini masih belum memastikan siapa yang akan menjadi lawannya. Menurutnya, terdapat kemungkinan untuk meladeni petinju Amerika Serikat, Josesito Lopes. Namun, ia tidak menutup kemungkinan melawan yang lain.
"Ini berbeda ketika saya bertarung dengan Garcia di mana saya terlalu percaya pada diri sendiri. Sehingga, pukulan saya mampu terbaca olehnya. Tapi, dengan kemenangan ini saya berjanji tidak ada petinju manapun yang mampu menyakitiku," sambungnya.
"Saya akan mencoba untuk tidak membuat kesalahan lagi dan kita tidak akan memberikan lawan untuk melancarkan pukulan."
Namun, setelah menang meyakinkan atas Carlos Molina pekan lalu. Khan bersikeras bahwa ia tidak akan membuat kesalahan yang sama. "Saya dapat melakukan pertarungan dengan memberikan sejumlah pukulan ke arahnya dan saya pikir sangat mudah untuk dapat memukulnya di ronde pertama hingga akhirnya dia menyerah," aku petinju 26 tahun tersebut seperti dilansir SportsMole, Sabtu (22/12/2012).
Setelah menegaskan bakal kembali naik ke atas ring pada April mendatang, petinju berusia 26 tahun ini masih belum memastikan siapa yang akan menjadi lawannya. Menurutnya, terdapat kemungkinan untuk meladeni petinju Amerika Serikat, Josesito Lopes. Namun, ia tidak menutup kemungkinan melawan yang lain.
"Ini berbeda ketika saya bertarung dengan Garcia di mana saya terlalu percaya pada diri sendiri. Sehingga, pukulan saya mampu terbaca olehnya. Tapi, dengan kemenangan ini saya berjanji tidak ada petinju manapun yang mampu menyakitiku," sambungnya.
"Saya akan mencoba untuk tidak membuat kesalahan lagi dan kita tidak akan memberikan lawan untuk melancarkan pukulan."
(aww)