Tech 3: Terima kasih Dovi!
Minggu, 23 Desember 2012 - 16:34 WIB
Tech 3: Terima kasih Dovi!
A
A
A
Sindonews.com - Andrea Dovizioso meninggalkan kesan yang luar biasa kepada tim Yamaha Tech 3. Bos tim satelit itu, Herve Poncharal menganggap pembalap yang kini membela Ducati tersebut adalah sosok pahlawan mereka musim lalu.
Dovizioso memang tampil luar biasa bersama Tech 3 musim lalu. Enam kali Dovizioso naik podium ketiga bersama tim yang berbasis di Prancis tersebut. Di klasemen akhir, pembalap berusia 26 tahun itu duduk di posisi keempat dengan 218 poin.
"Andrea tampil fantastis untuk kami. Podium sangat sulit bagi tim satelit tapi dia mencetaknya untuk kami setelah hanya lima balapan. Ini merupakan perasaan yang luar biasa melihat apa yang dia lakukan untuk kami. Sebuah musim dengan satu atau dua podium sungguh luar biasa, jadi untuk mendapatkan delapan podium membuat kami merasa sangat hebat,"tutur Poncharal kepada MCN.
Poncharal juga mengaku kagum dengan sosok Dovizioso. Menurut Poncharal, pembalap asal Italia itu bisa saja bergabung dengan tim pabrikan setelah hengkang dari Repsol Honda.
"Namun, dia datang kepada kami dan bilang kami bisa mendapatkan podium dan menunjukkan semua orang bahwa dia layak di tim pabrikan,"tambahnya.
"Ketika ia memutuskan untuk meninggalkan kami, dia berkata bahwa itu hanya karena tawaran dari Ducati hampir mustahil dia tolak. Saya sedih, tapi saya mengerti dan saya senang bisa membantunya mendapatkan tim pabrikan,"ia mengakhiri.
Dovizioso memang tampil luar biasa bersama Tech 3 musim lalu. Enam kali Dovizioso naik podium ketiga bersama tim yang berbasis di Prancis tersebut. Di klasemen akhir, pembalap berusia 26 tahun itu duduk di posisi keempat dengan 218 poin.
"Andrea tampil fantastis untuk kami. Podium sangat sulit bagi tim satelit tapi dia mencetaknya untuk kami setelah hanya lima balapan. Ini merupakan perasaan yang luar biasa melihat apa yang dia lakukan untuk kami. Sebuah musim dengan satu atau dua podium sungguh luar biasa, jadi untuk mendapatkan delapan podium membuat kami merasa sangat hebat,"tutur Poncharal kepada MCN.
Poncharal juga mengaku kagum dengan sosok Dovizioso. Menurut Poncharal, pembalap asal Italia itu bisa saja bergabung dengan tim pabrikan setelah hengkang dari Repsol Honda.
"Namun, dia datang kepada kami dan bilang kami bisa mendapatkan podium dan menunjukkan semua orang bahwa dia layak di tim pabrikan,"tambahnya.
"Ketika ia memutuskan untuk meninggalkan kami, dia berkata bahwa itu hanya karena tawaran dari Ducati hampir mustahil dia tolak. Saya sedih, tapi saya mengerti dan saya senang bisa membantunya mendapatkan tim pabrikan,"ia mengakhiri.
(wir)