Bersikeras bela Timnas, KPSI siap menghukum
Senin, 24 Desember 2012 - 16:27 WIB
Bersikeras bela Timnas, KPSI siap menghukum
A
A
A
Sindonews.com - Kemelut sepak bola Indonesia sepertinya jauh dari kata berakhir, pasalnya Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) mengumumkan akan memberi sanksi kepada klub-klub peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL). Sikap tegas diberikan bila para pemain di ISL ngotot membela timnas.
Seperti yang diberitakan di situs ISL, KPSI menegaskan, selama berada dalam masa konflik sepak bola, seharusnya timnas dibentuk melalui suatu lembaga seperti Joint Committee ataupun Task Force. Apabila pembentukan timnas tidak melalui lembaga seperti Task Force ataupun Joint Committee, menurutnya, KPSI tidak akan mengizinkan klub-klub ISL untuk memberikan pemain membela timnas.
"Kalau ada yang ngotot ke timnas ya kami kasih sanksi. Kami baru akan izinkan pemain ISL bergabung ke timnas hanya untuk tampil di SEA Games, karena yang meminta adalah Task Force yaitu, KONI. Pelatih yang dipilih pun Rahmad Darmawan," kata salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) KPSI, Djamal Aziz.
Sementara itu, Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), Sihar Sitorus mengungkapkan, timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2013 Myanmar berada di bawah kendali dan pengelolaan PSSI.
Pernyataan Sihar Sitorus sekaligus menolak pernyataan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tono Suratman yang menyatakan bahwa timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2013 Myanmar dibentuk oleh KONI sebagai pengendali Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).
"Pada pertemuan dengan petinggi-petinggi FIFA di Tokyo, Jepang, FIFA mengakui PSSI sebagai satu-satunya organisasi pengelola sepak bola di Indonesia. Lantas mengapa KONI mau mengambil alih pengelolaan Timnas Indonesia. Bukannya Ini malah akan menambah kisruh dan melabrak aturan," ujarnya, seperti dilansir situs resmi IPL
Sebelumnya, KONI Pusat menunjuk pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan untuk melatih Timnas Indonesia U-23. Koordinator cabang-cabang olahraga di Indonesia itu sudah mengantongi 33 nama pemain yang dipersiapkan untuk mengikuti pelatnas SEA Games.
.
Bahkan, Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar telah merekomendasikan 43 pemain kepada PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan timnas yang dipersiapkan mengikuti Babak Kualifikasi Piala Asia 2015. Pemusatan latihan rencananya akan dilangsungkan pada 4 Januari 2013.
Timnas Indonesia di Babak Kualifikasi Piala Asia 2015 berada di Grup C, satu grup bersama Irak, Arab Saudi, dan China. Pertandingan pertama Indonesia akan bertanding melawan Irak pada 6 Februari 2013.
Seperti yang diberitakan di situs ISL, KPSI menegaskan, selama berada dalam masa konflik sepak bola, seharusnya timnas dibentuk melalui suatu lembaga seperti Joint Committee ataupun Task Force. Apabila pembentukan timnas tidak melalui lembaga seperti Task Force ataupun Joint Committee, menurutnya, KPSI tidak akan mengizinkan klub-klub ISL untuk memberikan pemain membela timnas.
"Kalau ada yang ngotot ke timnas ya kami kasih sanksi. Kami baru akan izinkan pemain ISL bergabung ke timnas hanya untuk tampil di SEA Games, karena yang meminta adalah Task Force yaitu, KONI. Pelatih yang dipilih pun Rahmad Darmawan," kata salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) KPSI, Djamal Aziz.
Sementara itu, Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), Sihar Sitorus mengungkapkan, timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2013 Myanmar berada di bawah kendali dan pengelolaan PSSI.
Pernyataan Sihar Sitorus sekaligus menolak pernyataan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tono Suratman yang menyatakan bahwa timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2013 Myanmar dibentuk oleh KONI sebagai pengendali Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).
"Pada pertemuan dengan petinggi-petinggi FIFA di Tokyo, Jepang, FIFA mengakui PSSI sebagai satu-satunya organisasi pengelola sepak bola di Indonesia. Lantas mengapa KONI mau mengambil alih pengelolaan Timnas Indonesia. Bukannya Ini malah akan menambah kisruh dan melabrak aturan," ujarnya, seperti dilansir situs resmi IPL
Sebelumnya, KONI Pusat menunjuk pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan untuk melatih Timnas Indonesia U-23. Koordinator cabang-cabang olahraga di Indonesia itu sudah mengantongi 33 nama pemain yang dipersiapkan untuk mengikuti pelatnas SEA Games.
.
Bahkan, Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar telah merekomendasikan 43 pemain kepada PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan timnas yang dipersiapkan mengikuti Babak Kualifikasi Piala Asia 2015. Pemusatan latihan rencananya akan dilangsungkan pada 4 Januari 2013.
Timnas Indonesia di Babak Kualifikasi Piala Asia 2015 berada di Grup C, satu grup bersama Irak, Arab Saudi, dan China. Pertandingan pertama Indonesia akan bertanding melawan Irak pada 6 Februari 2013.
(wbs)