2012, masa transisi dunia tinju Meksiko
Selasa, 25 Desember 2012 - 00:58 WIB
2012, masa transisi dunia tinju Meksiko
A
A
A
Sindonews.com - Mantan juara dunia empat divisi asal Meksiko, Erik Morales, yang sudah mendekati masa pensiun, merasa khawatir jika Meksiko tidak lagi memiliki petinju yang bisa memimpin negaranya meraih gelar juara dunia.
Kekhawatiran Morales cukup beralasan, pasalnya beberapa petinju tangguh Meksiko telah meninggalkan ring tinju profesional. Pada awal tahun ini, Antonio Margarito pensiun setelah mengalami cedera fisik. Dua minggu lalu, giliran Jorge Arce yang pensiun usai kekalahan dari Nonito Donaire. Dan Juan Manuel Marquez, yang kini telah berusia 39 tahun, kemungkinan akan pensiun dalam waktu dekat.
Morales sendiri sudah berencana melakukan pertarungan perpisahan di Tijuana dalam waktu dekat ini, dan kemudian ia akan pensiun untuk selamanya. Menurutnya, 2012 telah menjadi tahun besar perpisahan di lanskap tinju Meksiko.
Lantas siapakah petinju yang bakal memimpin Meksiko untuk kembali berdigdaya di pentas tinju dunia? Menurut Morales terdapat dua petinju yang memiliki prospek yang cerah yakni Saul Alvarez dan Julio Cesar Chavez Jr. Kendati demikian, tidak sedikit yang masih meragukan kemampuan dua petarung bayaran itu. Mereka bertanya-tanya apakah mereka memiliki kemampuan yang diperlukan untuk bersaing di pentas dunia. Alvarez, memang belum terkalahkan, yang cocok sebagai penantang underdog besar pada 2012. Sementara Chavez sudah menderita kekalahan pertama ketika gelarnya direbut oleh petinju pound-to-pound Argentina, Sergio Martinez, pada September lalu.
"Saya menyebut 2012 sebagai masa transisi (di dunia tinju Meksiko), karena ada beberapa petinju pensiun seperti Arce, diriku, dan mungkin Juan Manuel Marquez juga akan mundur. Tapi, ada orang lain yang masih harus terus didorong dengan kuat. Kami menunggu sampai para petinju mendapat dukungan jaringan televisi, seperti Julio Cesar Chavez Jr dan Saul Alvarez, dan beberapa juara dunia baru Meksiko yang dinobatkan tahun ini. Tapi kita tidak boleh lupa bahwa posisi ini diperoleh dari waktu ke waktu," kata Morales ke Tijuana Sports, Senin (24/12).
Kekhawatiran Morales cukup beralasan, pasalnya beberapa petinju tangguh Meksiko telah meninggalkan ring tinju profesional. Pada awal tahun ini, Antonio Margarito pensiun setelah mengalami cedera fisik. Dua minggu lalu, giliran Jorge Arce yang pensiun usai kekalahan dari Nonito Donaire. Dan Juan Manuel Marquez, yang kini telah berusia 39 tahun, kemungkinan akan pensiun dalam waktu dekat.
Morales sendiri sudah berencana melakukan pertarungan perpisahan di Tijuana dalam waktu dekat ini, dan kemudian ia akan pensiun untuk selamanya. Menurutnya, 2012 telah menjadi tahun besar perpisahan di lanskap tinju Meksiko.
Lantas siapakah petinju yang bakal memimpin Meksiko untuk kembali berdigdaya di pentas tinju dunia? Menurut Morales terdapat dua petinju yang memiliki prospek yang cerah yakni Saul Alvarez dan Julio Cesar Chavez Jr. Kendati demikian, tidak sedikit yang masih meragukan kemampuan dua petarung bayaran itu. Mereka bertanya-tanya apakah mereka memiliki kemampuan yang diperlukan untuk bersaing di pentas dunia. Alvarez, memang belum terkalahkan, yang cocok sebagai penantang underdog besar pada 2012. Sementara Chavez sudah menderita kekalahan pertama ketika gelarnya direbut oleh petinju pound-to-pound Argentina, Sergio Martinez, pada September lalu.
"Saya menyebut 2012 sebagai masa transisi (di dunia tinju Meksiko), karena ada beberapa petinju pensiun seperti Arce, diriku, dan mungkin Juan Manuel Marquez juga akan mundur. Tapi, ada orang lain yang masih harus terus didorong dengan kuat. Kami menunggu sampai para petinju mendapat dukungan jaringan televisi, seperti Julio Cesar Chavez Jr dan Saul Alvarez, dan beberapa juara dunia baru Meksiko yang dinobatkan tahun ini. Tapi kita tidak boleh lupa bahwa posisi ini diperoleh dari waktu ke waktu," kata Morales ke Tijuana Sports, Senin (24/12).
(nug)