Sterling komitmen bela Tiga Singa
Rabu, 26 Desember 2012 - 15:28 WIB
Sterling komitmen bela Tiga Singa
A
A
A
Sindonews.com - Penampilan impresif yang diperlihatkan gelandang muda Liverpool, Raheem Sterling membuatnya menjadi rebutan dua negara Inggris dan Jamaika. Akan tetapi, pemain yang baru menginjak usia 18 tahun itu, membulatkan tekadnya untuk membela skuad The Three Lions.
Pemain kelahiran, Kingston, Jamaika itu, sebenarnya telah mengecap debut perdana mengenakan kostum timnas senior Inggris, ketika ia tampil sebagai pengganti saat mengalami kekalahan 4-2 atas Swedia pada bulan November.
Diakui, Sterling bisa bekerja sama dengan Steven Gerrard dkk adalah suatu kebangaan dalam karirnya. Oleh karena itu ia berharap bisa terus dipercaya pelatih Roy Hodgson di laga-laga Internasional berikutnya.
"Saya tidak bisa menola untuk memperkuat Inggris. Saya menjadi pemain profesional melalui sistem pemuda Inggris dan berkembang dari sana. Saya tidak bisa hanya beralih, saya tidak akan melakukan itu,”ujar Sterling dikutip Goal, Rabu (26/12)
"Jelas saya punya tanah kelahiran di Jamaika. Saya lahir di sana dan Ibuku dan keluarga dari sana. Tapi tidak ada yang mencoba untuk menempatkan tekanan pada saya, itu merupakan hal yang baik. Saya percaya itu adalah hal yang baik bagi saya untuk dipanggil dan membuat debut saya untuk Inggris Ini 100% akan menjadi Inggris mulai sekarang,”tandasnya.
Diketahui, Sterling beserta ibunya pindah dari Kingston menuju ke London saat ia berusia lima tahun. Dia berkembang melalui akademi junior di klub Inggris Queens Park Rangers (QPR), sebelum pindah ke Liverpool pada tahun 2010.
Pemain kelahiran, Kingston, Jamaika itu, sebenarnya telah mengecap debut perdana mengenakan kostum timnas senior Inggris, ketika ia tampil sebagai pengganti saat mengalami kekalahan 4-2 atas Swedia pada bulan November.
Diakui, Sterling bisa bekerja sama dengan Steven Gerrard dkk adalah suatu kebangaan dalam karirnya. Oleh karena itu ia berharap bisa terus dipercaya pelatih Roy Hodgson di laga-laga Internasional berikutnya.
"Saya tidak bisa menola untuk memperkuat Inggris. Saya menjadi pemain profesional melalui sistem pemuda Inggris dan berkembang dari sana. Saya tidak bisa hanya beralih, saya tidak akan melakukan itu,”ujar Sterling dikutip Goal, Rabu (26/12)
"Jelas saya punya tanah kelahiran di Jamaika. Saya lahir di sana dan Ibuku dan keluarga dari sana. Tapi tidak ada yang mencoba untuk menempatkan tekanan pada saya, itu merupakan hal yang baik. Saya percaya itu adalah hal yang baik bagi saya untuk dipanggil dan membuat debut saya untuk Inggris Ini 100% akan menjadi Inggris mulai sekarang,”tandasnya.
Diketahui, Sterling beserta ibunya pindah dari Kingston menuju ke London saat ia berusia lima tahun. Dia berkembang melalui akademi junior di klub Inggris Queens Park Rangers (QPR), sebelum pindah ke Liverpool pada tahun 2010.
(aww)