Wacana mainkan pemain muda di PPA 2015 dihembuskan
Rabu, 26 Desember 2012 - 22:19 WIB
Wacana mainkan pemain muda di PPA 2015 dihembuskan
A
A
A
Sindonews.com – Beratnya langkah tim nasional (timnas) Indonesia di babak kualifikasi Pra Piala Asia (PPA) 2015 Grup C, membuat manajemen timnas Garuda berfikir lain untuk menurunkan komposisi pemain. Wacana akan menurunkan pemain-pemain muda pun seolah dihembuskan.
Wacana menurunkan pemain-pemain muda di babak kualifikasi PPA 2015, seolah bertentangan dengan kebijakan PSSI sebelumnya. Dimana PSSI telah merilis 43 pemain untuk akan diikutsertakan dalam proses pelatihan nasional (pelatnas), 6 Januari mendatang. Karena dari nama yang ada, sebagian besar diisi oleh para pemain senior.
Dalam melancarkan wacana menurunkan pemain-pemain muda di babak kualifikasi PPA 2015, ketua komisi Ad Hoc timnas Indonesia Sihar Sitorus, memiliki beberapa alasan. Dan yang jadi hal utama adalah, apakah tidak sebaiknya laga kontra Irak, Arab Saudi, atau China di Grup C dijadikan ajang uji coba internasional bagi pemain muda timnas.
Apalagi saat ini, para pemain muda timnas Garuda tengah bersiap untuk ambil bagian diajang SEA Games Myanmar akhir 2013. Kesempatan bisa menjajal kekuatan yang levelnya lebih tinggi dari timnas Indonesia, tentu akan jadi pengalaman yang sangat berharga.
“Realitanya dituntut untuk bisa memanfaatkan ajang ini dengan sebaik mungkin. Minimal dijadikan satu bentuk uji coba yang berarti. Jika seperti itu, mungkin arahnya yang leboh baik untuk persiapan diajang SEA Games. Dimana pemain-pemain muda kita bisa mendapatkan lawan uji coba yang bagus,” ungkap Sihar.
Akan tetapi, Sihar pun mengakui niat menurunkan para pemain muda di babak kualifikasi PPA 2015, tidak akan berjalan tanpa dampak negatif. Jika pada laga tersebut timnas mendapatkan kekalahan telak, bukan tidak mungkin akan ada protes keras atas apa yang diterapkan manajemen timnas.
“Memang akan ada banyak konsekwensi yang harus dialami. Dan salah satunya jika timnas harus siap kalah besar dari lawan-lawannya di babak kualifikasi Pra Piala Asia. Ya itu tadi konsekwensinya, jika ingin mendapatkan pengalaman berarti,” papar Sihar.
Sementara itu, pelatih timnas Indonesia, Nilmaizar, belum mengetahui secara pasti ada wacana menurunkan pemain-pemain muda di babak kualifikasi PPA 2015. Akan tetapi, jika hal itu nantinya yang akan diputuskan oleh manajemen timnas Garuda, mantan pelatih Semen Padang (SP) ini mengaku siap.
“Saya sih siap-siap saja kalau memang arahnya seperti itu. Kalau memang hal itu salah satu usaha untuk meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia terutama timnas, kenapa tidak dilakukan,” tegas Nil.
Wacana menurunkan pemain-pemain muda di babak kualifikasi PPA 2015, seolah bertentangan dengan kebijakan PSSI sebelumnya. Dimana PSSI telah merilis 43 pemain untuk akan diikutsertakan dalam proses pelatihan nasional (pelatnas), 6 Januari mendatang. Karena dari nama yang ada, sebagian besar diisi oleh para pemain senior.
Dalam melancarkan wacana menurunkan pemain-pemain muda di babak kualifikasi PPA 2015, ketua komisi Ad Hoc timnas Indonesia Sihar Sitorus, memiliki beberapa alasan. Dan yang jadi hal utama adalah, apakah tidak sebaiknya laga kontra Irak, Arab Saudi, atau China di Grup C dijadikan ajang uji coba internasional bagi pemain muda timnas.
Apalagi saat ini, para pemain muda timnas Garuda tengah bersiap untuk ambil bagian diajang SEA Games Myanmar akhir 2013. Kesempatan bisa menjajal kekuatan yang levelnya lebih tinggi dari timnas Indonesia, tentu akan jadi pengalaman yang sangat berharga.
“Realitanya dituntut untuk bisa memanfaatkan ajang ini dengan sebaik mungkin. Minimal dijadikan satu bentuk uji coba yang berarti. Jika seperti itu, mungkin arahnya yang leboh baik untuk persiapan diajang SEA Games. Dimana pemain-pemain muda kita bisa mendapatkan lawan uji coba yang bagus,” ungkap Sihar.
Akan tetapi, Sihar pun mengakui niat menurunkan para pemain muda di babak kualifikasi PPA 2015, tidak akan berjalan tanpa dampak negatif. Jika pada laga tersebut timnas mendapatkan kekalahan telak, bukan tidak mungkin akan ada protes keras atas apa yang diterapkan manajemen timnas.
“Memang akan ada banyak konsekwensi yang harus dialami. Dan salah satunya jika timnas harus siap kalah besar dari lawan-lawannya di babak kualifikasi Pra Piala Asia. Ya itu tadi konsekwensinya, jika ingin mendapatkan pengalaman berarti,” papar Sihar.
Sementara itu, pelatih timnas Indonesia, Nilmaizar, belum mengetahui secara pasti ada wacana menurunkan pemain-pemain muda di babak kualifikasi PPA 2015. Akan tetapi, jika hal itu nantinya yang akan diputuskan oleh manajemen timnas Garuda, mantan pelatih Semen Padang (SP) ini mengaku siap.
“Saya sih siap-siap saja kalau memang arahnya seperti itu. Kalau memang hal itu salah satu usaha untuk meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia terutama timnas, kenapa tidak dilakukan,” tegas Nil.
(wbs)