Bos besar Real Madrid mulai muak dengan Mourinho
Kamis, 27 Desember 2012 - 00:09 WIB
Bos besar Real Madrid mulai muak dengan Mourinho
A
A
A
Sindonews.com - Desas-desus hengkang Jose Mourinho dari Real Madrid terus bergulir. Kali ini Presiden Real Madrid Florentino Perez kabarnya tidak suka dengan ramuan yang akhir-akhir dimainkan oleh Mourinho.
Seperti dilansir sportsillustrated, presiden Real Madrid Florentino Perez kabarnya tidak mempercayai apa yang ia lihat ketika menyaksikan Iker Casillas berada di bangku cadangan saat Los Blancos bertandang ke markas Malaga, akhir pekan kemarin.
Sebelumnya, Mourinho sendiri lebih memilih Antonio Adan yang katanya lebih baik dari Casillas. Akan tetapi, sang presiden menilai tindakan pria Portugal itu sudah terlalu jauh.
Perez sendiri menyebut Casillas sebagai kapten legendaris bagi Real Madrid, dua pekan lalu. “Dia adalah salah satu kapten terhebat dalam sejarah klub. Dia menunjukkan bahwa ia ada di atas, dan selalu ingin memenangi gelar, dia tahu bagaimana menafsirkan institusi [Real Madrid] ini,” ujar Perez Rabu (26 Desember 2012).
Masih menurut sportsillustrated, dengan jarak yang semakin jauh dari Barcelona--16 poin, kini benih-benih konflik antara Perez dan Mourinho kabarnya tengah menghangat.
Di sisi lain, kritik yang ditujukan kepada mantan manajer Chelsea itu juga semakin tajam seiring tumbangnya El Real 3-2 di tangan Malaga, di mana kekalahan terakhir menjadikan mereka kehilangan tiga poin untuk kali keempat di musim ini.
Bukan hanya sang Presiden yang tak suka, Performa buruk Real Madrid pada musim ini nampaknya membuat suporter klub berjuluk Los Blancos mulai gerah. Bahkan suporter Madrid menuntut manajemen El Real untuk pecat Jose Mourinho dari kursi kepelatihan.
Hal tersebut disampakan Marca.com, 25 Desember 2012. Media asal Spanyol itu memberikan pertanyaan mengenai pemecatan Mourinho kepada 100 ribu suporter Madrid. Hasilnya 82,4 persen Madridtista menginginkan Mourinho dipecat.
Ketidak percayaan terhadap Mourinho pun terlhat dari grup Facebook. Biasanya suporter Madrid memberikan komentar positif melalui media sosial tersebut. Namun kini sebagain pendukung Madrid lebih banyak melakukan protes serta mengkritisi pelatih asal Portugal itu.
Seperti dilansir sportsillustrated, presiden Real Madrid Florentino Perez kabarnya tidak mempercayai apa yang ia lihat ketika menyaksikan Iker Casillas berada di bangku cadangan saat Los Blancos bertandang ke markas Malaga, akhir pekan kemarin.
Sebelumnya, Mourinho sendiri lebih memilih Antonio Adan yang katanya lebih baik dari Casillas. Akan tetapi, sang presiden menilai tindakan pria Portugal itu sudah terlalu jauh.
Perez sendiri menyebut Casillas sebagai kapten legendaris bagi Real Madrid, dua pekan lalu. “Dia adalah salah satu kapten terhebat dalam sejarah klub. Dia menunjukkan bahwa ia ada di atas, dan selalu ingin memenangi gelar, dia tahu bagaimana menafsirkan institusi [Real Madrid] ini,” ujar Perez Rabu (26 Desember 2012).
Masih menurut sportsillustrated, dengan jarak yang semakin jauh dari Barcelona--16 poin, kini benih-benih konflik antara Perez dan Mourinho kabarnya tengah menghangat.
Di sisi lain, kritik yang ditujukan kepada mantan manajer Chelsea itu juga semakin tajam seiring tumbangnya El Real 3-2 di tangan Malaga, di mana kekalahan terakhir menjadikan mereka kehilangan tiga poin untuk kali keempat di musim ini.
Bukan hanya sang Presiden yang tak suka, Performa buruk Real Madrid pada musim ini nampaknya membuat suporter klub berjuluk Los Blancos mulai gerah. Bahkan suporter Madrid menuntut manajemen El Real untuk pecat Jose Mourinho dari kursi kepelatihan.
Hal tersebut disampakan Marca.com, 25 Desember 2012. Media asal Spanyol itu memberikan pertanyaan mengenai pemecatan Mourinho kepada 100 ribu suporter Madrid. Hasilnya 82,4 persen Madridtista menginginkan Mourinho dipecat.
Ketidak percayaan terhadap Mourinho pun terlhat dari grup Facebook. Biasanya suporter Madrid memberikan komentar positif melalui media sosial tersebut. Namun kini sebagain pendukung Madrid lebih banyak melakukan protes serta mengkritisi pelatih asal Portugal itu.
(wbs)