Agostini: Marquez harus kalem
Senin, 31 Desember 2012 - 01:03 WIB
Agostini: Marquez harus kalem
A
A
A
Sindonews.com - Pemegang 15 kali gelar juara dunia MotoGP, Giacomo Agostini punya wejangan untuk pembalap anyar Repsol Honda, Marc Marquez.
Agostini menyarankan pembalap berusia 19 tahun itu untuk tampil santai di musim perdananya. Sang senior juga meminta Marquez untuk tidak terburu-buru untuk meraih kemenangan. Justru, kata Agostini, hal itu akan menjadi bumerang bagi pembalap asai Spanyol tersebut.
"Marquez mengesankan semua pihak. Saya berharap dia dipandu dengan cara yang baik, karena untuk berpikir bahwa Anda akan memenangkan segalanya dalam waktu cepat adalah hal yang sulit. Buah membutuhkan waktu untuk matang,"jelas Agostini kepada La Gazzetta dello Sport.
"Dia akan melakukan musim yang hebat. Tapi dia tak bisa berharap untuk memiliki segalanya tahun ini. Untuk naik dari Moto2 ke MotoGP adalah hal yang sulit. Dia tak harus bersikap berlebihan,"ia menambahkan.
Musim lalu Marquez menjadi juara Moto2. Kedatangannya di Repsol Honda adalah untuk menggantikan posisi Casey Stoner yang secara mengejutkan memutuskan pensiun dari MotoGP akhir musim lalu.
Agostini menyarankan pembalap berusia 19 tahun itu untuk tampil santai di musim perdananya. Sang senior juga meminta Marquez untuk tidak terburu-buru untuk meraih kemenangan. Justru, kata Agostini, hal itu akan menjadi bumerang bagi pembalap asai Spanyol tersebut.
"Marquez mengesankan semua pihak. Saya berharap dia dipandu dengan cara yang baik, karena untuk berpikir bahwa Anda akan memenangkan segalanya dalam waktu cepat adalah hal yang sulit. Buah membutuhkan waktu untuk matang,"jelas Agostini kepada La Gazzetta dello Sport.
"Dia akan melakukan musim yang hebat. Tapi dia tak bisa berharap untuk memiliki segalanya tahun ini. Untuk naik dari Moto2 ke MotoGP adalah hal yang sulit. Dia tak harus bersikap berlebihan,"ia menambahkan.
Musim lalu Marquez menjadi juara Moto2. Kedatangannya di Repsol Honda adalah untuk menggantikan posisi Casey Stoner yang secara mengejutkan memutuskan pensiun dari MotoGP akhir musim lalu.
(wir)