KONI Semarang kucurkan dana bagi atlet PON
Senin, 31 Desember 2012 - 13:41 WIB
KONI Semarang kucurkan dana bagi atlet PON
A
A
A
Sindonews.com – KONI Kota Semarang mengucurkan dana tali asih kepada atlet-atlet Kota Semarang yang mewakili Jawa Tengah dalam PON Riau 2012.
Pada PON XVIII di Riau, sebanyak 179 atlet dan pelatih yang memperkuat kontingen Jateng, telah menyumbangkan 15 medali emas, 14 perak dan 16 perunggu. Beberapa nama atlet yang ikut menyumbangkan medali emas, di antaranya Kristina Wahyu Murniati, Suci Amita Dewi (bridge), Nanik Novianti (aeromodelling), Dinnie Ary W (menembak), Ajeng Anindya (sepatu roda) dan Kavita Chrisna (renang).
Bagi peraih medali emas PON mendapatkan bonus Rp 4 juta, perak Rp 3 juta, perunggu Rp 2 juta. Dan bagi atlet yang tidak meraih medali masing-masing Rp 750 ribu.
Ketua Umum KONI Kota Semarang, Ikhwan Ubaidillah, mengatakan pemberian tali asih tersebut sebagi bentuk perhatian KONI Kota Semarang kepada atlet-atlet yang berpretasi yang telah menunjukan loyalitasnya selama kepada Kota Semarang.”Ini adalah bentuk apresiasi kita kepada atlet yang telah mewakili Kota Semarang di ajang PON,” katanya usai pemberian taliasih, di X-Pool Lounge, Semarang, Minggu (30/12) malam.
Dia mengaku, tali asih yang diberikan KONI kepada atlet memang tidak sebanding dengan kerja keras dan jerih payah yang dilakukan selama mengikuti PON. Namun, paling tidak hal itu menujukkan bahwa KONI Kota Semarang memberikan perhatian kepada para atlet-atletnya. “Kalau dilihat dari nilainya sangat tidak sebanding dengan pengorbanan para atlet, tetapi kami berusaha menghargai apa yang telah dilakukan oleh para atlet,” ujarnya didampingi Sekum KONI Kota, Suhantoro, Wakil Ketua I Djoko Sisdamin dan Wakil Ketua II Irwan P Cahyono.
Sekum KONI Kota, Suhantoro menambahkan, pemberian tali asih juga dimaksudkan untuk mengikat para atlet-atlet berprestasi Kota Semarang supaya tidak pindah ke daerah lain, mengingat saat ini mendekati Proprov yang dipastikan akan banyak atlet yang berbidah daerah.
“Untuk mengikat para atlet selain memberikan tali asih kami juga memberikan insentif setiap bulan, sehingga para atlet akan lebih merasa dihargai,” imbuhnya.
Atlet Aeromodeling Nanik Novianti mengaku, penghargaan yang diberikan oleh KONI Kota Semarang sangat berarti untuk memotivasi dirinya, agar bisa selalu tampil baik. Rencanyanya bonus yang diterimanya akan digunakan untuk membeli, peralatan pesawat,untuk menunjang latihannya sehinga mampu tampil maksimal diajang Porprov.
“Saya siap tampil maksimal mewakili Kota Semarang dalam ajang Porprov mendatang,” ujar penyumbang medali emas kontingen Jateng di PON itu.
Pada PON XVIII di Riau, sebanyak 179 atlet dan pelatih yang memperkuat kontingen Jateng, telah menyumbangkan 15 medali emas, 14 perak dan 16 perunggu. Beberapa nama atlet yang ikut menyumbangkan medali emas, di antaranya Kristina Wahyu Murniati, Suci Amita Dewi (bridge), Nanik Novianti (aeromodelling), Dinnie Ary W (menembak), Ajeng Anindya (sepatu roda) dan Kavita Chrisna (renang).
Bagi peraih medali emas PON mendapatkan bonus Rp 4 juta, perak Rp 3 juta, perunggu Rp 2 juta. Dan bagi atlet yang tidak meraih medali masing-masing Rp 750 ribu.
Ketua Umum KONI Kota Semarang, Ikhwan Ubaidillah, mengatakan pemberian tali asih tersebut sebagi bentuk perhatian KONI Kota Semarang kepada atlet-atlet yang berpretasi yang telah menunjukan loyalitasnya selama kepada Kota Semarang.”Ini adalah bentuk apresiasi kita kepada atlet yang telah mewakili Kota Semarang di ajang PON,” katanya usai pemberian taliasih, di X-Pool Lounge, Semarang, Minggu (30/12) malam.
Dia mengaku, tali asih yang diberikan KONI kepada atlet memang tidak sebanding dengan kerja keras dan jerih payah yang dilakukan selama mengikuti PON. Namun, paling tidak hal itu menujukkan bahwa KONI Kota Semarang memberikan perhatian kepada para atlet-atletnya. “Kalau dilihat dari nilainya sangat tidak sebanding dengan pengorbanan para atlet, tetapi kami berusaha menghargai apa yang telah dilakukan oleh para atlet,” ujarnya didampingi Sekum KONI Kota, Suhantoro, Wakil Ketua I Djoko Sisdamin dan Wakil Ketua II Irwan P Cahyono.
Sekum KONI Kota, Suhantoro menambahkan, pemberian tali asih juga dimaksudkan untuk mengikat para atlet-atlet berprestasi Kota Semarang supaya tidak pindah ke daerah lain, mengingat saat ini mendekati Proprov yang dipastikan akan banyak atlet yang berbidah daerah.
“Untuk mengikat para atlet selain memberikan tali asih kami juga memberikan insentif setiap bulan, sehingga para atlet akan lebih merasa dihargai,” imbuhnya.
Atlet Aeromodeling Nanik Novianti mengaku, penghargaan yang diberikan oleh KONI Kota Semarang sangat berarti untuk memotivasi dirinya, agar bisa selalu tampil baik. Rencanyanya bonus yang diterimanya akan digunakan untuk membeli, peralatan pesawat,untuk menunjang latihannya sehinga mampu tampil maksimal diajang Porprov.
“Saya siap tampil maksimal mewakili Kota Semarang dalam ajang Porprov mendatang,” ujar penyumbang medali emas kontingen Jateng di PON itu.
(wbs)