Bos QPR kesal timnya dibantai Liverpool
Senin, 31 Desember 2012 - 15:47 WIB
Bos QPR kesal timnya dibantai Liverpool
A
A
A
Sindonews.com - Queens Park Rangers belum juga menunjukkan performa yang pas di Liga Inggris musim ini. Hanya meraih satu kemenangan hingga pekan ke-20 dan menempatkan The Hoops di dasar klasemen.
Kekalahan terakhir Park Ji Sung dan kawan-kawan terjadi dini hari tadi saat dicukur Liverpool dengan skor 0-3. Melihat penampilan buruk timnya, pemilik klub Tony Fernades kesal bukan kepalang.
Melalui akun Twitter pribadinya (@ tonyfernandes) pun mengungkapkan kekesalannya atas kekalahan telak tersebut.
"Tidak ada alasan. Kehilangan kata-kata dan penampilan yang sangat buruk," kicaunya.
"Ketika kami merekrut semua pemain, semua orang memuji tim ini. Tidak ada yang menyangka kita akan berada dalam kekacauan seperti ini. Meski semua belum berakhir." lanjutnya.
Di musim ini, QPR membeli sejumlah pemain bintang seperti kiper Julio Cesar, gelandang Park Ji Sung, Jose Bosingwa dan Esteban Granero.
Namun sayangnya, tim yang pernah bertanding di Surabaya ini gagal menampilkan permainan layaknya tim besar. Bahkan QPR pun memecat Mark Hughes dan menggantikannya dengan Harry Redknapp guna memperbaiki performa QPR agar bisa lolos dari jurang degradasi.
Kekalahan terakhir Park Ji Sung dan kawan-kawan terjadi dini hari tadi saat dicukur Liverpool dengan skor 0-3. Melihat penampilan buruk timnya, pemilik klub Tony Fernades kesal bukan kepalang.
Melalui akun Twitter pribadinya (@ tonyfernandes) pun mengungkapkan kekesalannya atas kekalahan telak tersebut.
"Tidak ada alasan. Kehilangan kata-kata dan penampilan yang sangat buruk," kicaunya.
"Ketika kami merekrut semua pemain, semua orang memuji tim ini. Tidak ada yang menyangka kita akan berada dalam kekacauan seperti ini. Meski semua belum berakhir." lanjutnya.
Di musim ini, QPR membeli sejumlah pemain bintang seperti kiper Julio Cesar, gelandang Park Ji Sung, Jose Bosingwa dan Esteban Granero.
Namun sayangnya, tim yang pernah bertanding di Surabaya ini gagal menampilkan permainan layaknya tim besar. Bahkan QPR pun memecat Mark Hughes dan menggantikannya dengan Harry Redknapp guna memperbaiki performa QPR agar bisa lolos dari jurang degradasi.
(aww)