Rusia ingin gelar MotoGP
Senin, 31 Desember 2012 - 17:49 WIB
Rusia ingin gelar MotoGP
A
A
A
Sindonews.com - Usai mendapatkan izin dari FIA untuk menggelar ajang Formula One (F1) tahun 2014 mendatang, kini Rusia juga sedang menginginkan menggelar ajang motor balap MotoGP di Sirkuit Sochi.
Menurut CEO perusahaan Formula Sochi, Alexander Bogdanov. Pihak pengelola sirkut menginginkan agar bisa menggelar MotoGP di sirkuit yang baru ini.
"Proses pengerjaan di Sochi terus dikebut. Sirkuit sepanjang 5854 meter ini adalah salah satu yang terpanjang di kejuaraan dunia Formula 1," kataBogdanovseperti dilansir Autosport.
"Selain menggelar F1. sirkuit ini juga akan menggelar ajang balap lainnya, yakni FIA GT World Series, FIA WEC (World Endurance Championship), WTCC (World Touring Car Championship), Formula 3 dan kejuaraan nasional Rusia," lanjutnya.
"Kami juga sedang melakukan negosiasi dengan ajang balap motor dunia, MotoGP dan Superbike," jelasnya.
Arsitek sirkuit Sochi, Hermann Tilke pun tidak masalah kalau sirkut ini digunakan untuk dua ajang yang berbeda yakni F1 dan MotoGP.
"Tidak masalah trek di sirkuit ini menggelar dua ajang yang berbeda yakni Formula 1 dan mungkin juga MotoGP," ia menjelaskan.
Pemerintah Rusia menggelontorkan dana sebesar 200 juta dollar Amerika (sekitar Rp1,63 triliun) untuk membangun sirkuit megah ini.
Menurut CEO perusahaan Formula Sochi, Alexander Bogdanov. Pihak pengelola sirkut menginginkan agar bisa menggelar MotoGP di sirkuit yang baru ini.
"Proses pengerjaan di Sochi terus dikebut. Sirkuit sepanjang 5854 meter ini adalah salah satu yang terpanjang di kejuaraan dunia Formula 1," kataBogdanovseperti dilansir Autosport.
"Selain menggelar F1. sirkuit ini juga akan menggelar ajang balap lainnya, yakni FIA GT World Series, FIA WEC (World Endurance Championship), WTCC (World Touring Car Championship), Formula 3 dan kejuaraan nasional Rusia," lanjutnya.
"Kami juga sedang melakukan negosiasi dengan ajang balap motor dunia, MotoGP dan Superbike," jelasnya.
Arsitek sirkuit Sochi, Hermann Tilke pun tidak masalah kalau sirkut ini digunakan untuk dua ajang yang berbeda yakni F1 dan MotoGP.
"Tidak masalah trek di sirkuit ini menggelar dua ajang yang berbeda yakni Formula 1 dan mungkin juga MotoGP," ia menjelaskan.
Pemerintah Rusia menggelontorkan dana sebesar 200 juta dollar Amerika (sekitar Rp1,63 triliun) untuk membangun sirkuit megah ini.
(aww)