Janji Waberi angkat negara terlemah FIFA
Kamis, 10 Januari 2013 - 17:06 WIB
Janji Waberi angkat negara terlemah FIFA
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Asosiasi Sepak Bola Republik Djibouti (FDF) Souleiman Hassan Waberi berambisi membangkitkan sepak bola di negaranya. Janji itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke markas FIFA di Zurich, Swiss.
Membangkitkansepak bola di Djibouti bukanlah perkara mudah. Pasalnya, negara seluas 23 ribu kilometer itu berada di ranking paling bawah FIFA yakni urutan ke-202. Namun, Waberi yang baru terpilih pada 10 November lalu itu yakin negaranya bisa memperbaiki posisi ranking FIFA.
Ia mengaku akan mengembangkan potensi pesepak bola muda dengan mengadakan turnamen antar sekolah. Untuk itu , ia telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Djibouti. Ia mengaku turnamen tersebut diadakan guna membentuk timnas U-17 yang akan diproyeksikan berlaga di ajang CECAFA 2014. Ajang tersebut diikuti oleh negara-negara bagaian timur dan tengah Afrika.
"Prioritas kami adalah pengembangan sepak bola akar rumput.Kami baru saja menandatangani perjanjian dengan Kementerian negara Pendidikan dan kami segera akan menyelenggarakan turnamen antar sekolah,” ungkap Waberi seperti dikutip FIFA, Rabu (10/1/2013)
’’ Tujuan turnamen itu adalah untuk memilik timnas U-17 yang kompetitif pada tahun 2014, pada saat itu kami akan menjadi tuan rumah di turnamen U-17 CECAFA,” tambahya
Waberi juga meminta bantuan FIFA untuk membantu mengembangkan liga lokal, Djibouti Premier League. Ia berharap FIFA membantu dengan memberikan pelatihan kepada seluruh manajer klub penghuni Djibouti Premier League dan mengembangkan fasilitas olahraga di negara tersebut.
’’Kami akan menjaga Liga lokal kami dengan memberikan para manajer pelatihan yang mereka butuhkan dan kami akan meningkatkan infrastruktur ami secara umum. Kami perlu dukungan dari FIFA dan otoritas, kami harus bekerja bergandengan tangan untuk pengembangan permainan,” pungkasnya.
Membangkitkansepak bola di Djibouti bukanlah perkara mudah. Pasalnya, negara seluas 23 ribu kilometer itu berada di ranking paling bawah FIFA yakni urutan ke-202. Namun, Waberi yang baru terpilih pada 10 November lalu itu yakin negaranya bisa memperbaiki posisi ranking FIFA.
Ia mengaku akan mengembangkan potensi pesepak bola muda dengan mengadakan turnamen antar sekolah. Untuk itu , ia telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Djibouti. Ia mengaku turnamen tersebut diadakan guna membentuk timnas U-17 yang akan diproyeksikan berlaga di ajang CECAFA 2014. Ajang tersebut diikuti oleh negara-negara bagaian timur dan tengah Afrika.
"Prioritas kami adalah pengembangan sepak bola akar rumput.Kami baru saja menandatangani perjanjian dengan Kementerian negara Pendidikan dan kami segera akan menyelenggarakan turnamen antar sekolah,” ungkap Waberi seperti dikutip FIFA, Rabu (10/1/2013)
’’ Tujuan turnamen itu adalah untuk memilik timnas U-17 yang kompetitif pada tahun 2014, pada saat itu kami akan menjadi tuan rumah di turnamen U-17 CECAFA,” tambahya
Waberi juga meminta bantuan FIFA untuk membantu mengembangkan liga lokal, Djibouti Premier League. Ia berharap FIFA membantu dengan memberikan pelatihan kepada seluruh manajer klub penghuni Djibouti Premier League dan mengembangkan fasilitas olahraga di negara tersebut.
’’Kami akan menjaga Liga lokal kami dengan memberikan para manajer pelatihan yang mereka butuhkan dan kami akan meningkatkan infrastruktur ami secara umum. Kami perlu dukungan dari FIFA dan otoritas, kami harus bekerja bergandengan tangan untuk pengembangan permainan,” pungkasnya.
(aww)