Menpora siap bubarkan PSSI dan KPSI
Selasa, 15 Januari 2013 - 18:35 WIB
Menpora siap bubarkan PSSI dan KPSI
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru saja terpilih Roy Suryo dihadapkan tugas berat menuntaskan konflik yang terjadi antara Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang saat ini mendera sepak bola Indonesia. Menurutnya ia sudah mempersiapkan langkah yang tepat untuk mengakhiri dualisme ini.
Roy Suryo bahkan menegaskan tidak segan untuk membubarkan PSSI serta KPSI jika memang itu menjadi jalan yang terbaik. Pasalnya menurut pakar Telekomunikasi itu masalahnya akan menjadi pelik bila sepak bola Indonesia dipimpin oleh dua organisasi. "Selaku wakil dari masyarakat, pilihannya hanya satu atau tidak sama sekali. Tentunya dengan restu masyarakat Indonesia," ungkap Roy Suryo, Selasa (15/1/2013).
Sementara itu untuk mengantisipasi adanya gugatan dari salah satu pihak yang berseteru, Roy Suryo mengaku tak gentar dan siap meladeni. Di lain pihak permasalahan tunggakan gaji yang menimpa para pemain di kompetisi sepak bola Indonesia, ia berjanji akan membereskan itu semua.
"Gaji pemain yang belum dibayarkan juga ingin saya tuntaskan," tutup politisi yang berasal dari partai Demokrat tersebut saat berada di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Roy Suryo bahkan menegaskan tidak segan untuk membubarkan PSSI serta KPSI jika memang itu menjadi jalan yang terbaik. Pasalnya menurut pakar Telekomunikasi itu masalahnya akan menjadi pelik bila sepak bola Indonesia dipimpin oleh dua organisasi. "Selaku wakil dari masyarakat, pilihannya hanya satu atau tidak sama sekali. Tentunya dengan restu masyarakat Indonesia," ungkap Roy Suryo, Selasa (15/1/2013).
Sementara itu untuk mengantisipasi adanya gugatan dari salah satu pihak yang berseteru, Roy Suryo mengaku tak gentar dan siap meladeni. Di lain pihak permasalahan tunggakan gaji yang menimpa para pemain di kompetisi sepak bola Indonesia, ia berjanji akan membereskan itu semua.
"Gaji pemain yang belum dibayarkan juga ingin saya tuntaskan," tutup politisi yang berasal dari partai Demokrat tersebut saat berada di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
(akr)