Brawn enggan lepas jabatan direktur prinsipal Mercedes
Kamis, 24 Januari 2013 - 21:34 WIB
Brawn enggan lepas jabatan direktur prinsipal Mercedes
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Prinsipal tim Mercedes Ross Brawn menegaskan dirinya sepenuhnya masih ingin bertahan di dalam tim meski beberapa kabar mengatakan sedang terjadi perobakan besar-besaran dalam manajemen Mercedes yang menimbulkan spekulasi pergantian dirinya. Penunjukan Toto Wolff sebagai direktur eksekutif dan kabar pendekatan kepada Direktur Teknik McLaren Mercedes, Paddy Lowe merupakan antisipasi pergantian Brwan.
Berbicara kepada media, Brwan menegaskan dirinya tidak memiliki rencana untuk pergi kemanapun meski ia mengaku belum ada kontak dengan Lowe sebagai bagian dari rencana masa depan tim jika ia memilih untuk hijrah.
"Saya merupakan team prinsipal dan bertanggung jawab atas dukungan serta teknis dalam balapan. Saya mengetahui semua rencana dalam masa depan tim dan saya berharap akan menjadi bagian dari mereka untuk waktu yang sangat lama," terang Brawn seperti dilansir Crash, Kamis (24/1/2013).
"Saya sangat tahu tentang situasi ini. Mercedes ingin komitmen untuk jangka panjang dan jelas saya ingin melihat sejauh mana kemajuan tim sebelum saya membuat komitmen jangka panjang. Hal ini seperti saya merencanakan sukses di Ferrari. Ketika saya memutuskan akan berhanti dari Ferrari, kami membangun rencana sukses. Saya tahu situasinya dan berencana untuk tetap disini untuk waktu yang sangat lama," sambungnya.
Selain itu Brawn mengutarakan kekecewaannya karena hal ini menjadi berkembang di media. “Ini sedikit mengecewakan karena menjadi santapan media. Ini bisa mengganggu kerja tim,” tutup pria berusia 58 tahun itu.
Berbicara kepada media, Brwan menegaskan dirinya tidak memiliki rencana untuk pergi kemanapun meski ia mengaku belum ada kontak dengan Lowe sebagai bagian dari rencana masa depan tim jika ia memilih untuk hijrah.
"Saya merupakan team prinsipal dan bertanggung jawab atas dukungan serta teknis dalam balapan. Saya mengetahui semua rencana dalam masa depan tim dan saya berharap akan menjadi bagian dari mereka untuk waktu yang sangat lama," terang Brawn seperti dilansir Crash, Kamis (24/1/2013).
"Saya sangat tahu tentang situasi ini. Mercedes ingin komitmen untuk jangka panjang dan jelas saya ingin melihat sejauh mana kemajuan tim sebelum saya membuat komitmen jangka panjang. Hal ini seperti saya merencanakan sukses di Ferrari. Ketika saya memutuskan akan berhanti dari Ferrari, kami membangun rencana sukses. Saya tahu situasinya dan berencana untuk tetap disini untuk waktu yang sangat lama," sambungnya.
Selain itu Brawn mengutarakan kekecewaannya karena hal ini menjadi berkembang di media. “Ini sedikit mengecewakan karena menjadi santapan media. Ini bisa mengganggu kerja tim,” tutup pria berusia 58 tahun itu.
(akr)