PSSI carikan klub baru untuk pecatan ISL

Jum'at, 25 Januari 2013 - 22:06 WIB
PSSI carikan klub baru...
PSSI carikan klub baru untuk pecatan ISL
A A A
Sindonews.com - PSSI bertanggung jawab terhadap para pemain yang kehilangan pekerjaannya akibat kisruh sepak bola nasional. Utamanya para pesepakbola yang dipecat oleh klub Indonesia Super League (ISL) karena ngotot membela Tim Nasional di bawah bendera PSSI.

Salah satu pemain yang mengalami nasib nahas tersebut adalah Oktovianus Maniani. Pesepakbola asal Jayapura, Papua itu dipecat klub Persiram Raja Ampat sekitar Juni tahun lalu. Alasannya, saat itu dia nekat meninggalkan klub untuk membela Timnas Indonesia saat bertanding melawan Filipina. Hingga kini, nasib Okto masih terkatung-katung dan belum berlabuh ke tim mana pun.

Menanggapi kasus ini, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengaku siap bertanggung jawab terhadap nasib Okto dan pemain lain yang mengalami kondisi serupa. Bentuk tanggung jawab PSSI adalah dengan mencarikan pekerjaan bagi pemain bersangkutan di klub-klub Indonesian Premier League (IPL).

"Kami tetap akan bertanggung jawab terhadap para pemain yang dipecat klubnya gara-gara memenuhi panggilan PSSI untuk membela Timnas. Kami akan mencarikan klub baru untuk dia bisa bekerja, sesuai dengan statement kami terdahulu. Jadi intinya PSSI tidak akan lepas tangan," kata Djohar di kantornya, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Khusus terkait Okto, Djohar mengklaim telah mendapatkan klub yang tertarik menggunakan jasa pemain sayap berusia 22 tahun tersebut. Bahkan, Okto tinggal melakukan penandatanganan kontrak karena semua urusan dengan manajemen klub barunya telah diselesaikan dengan baik.

"Kami sudah bicara pada salah satu manajemen klub untuk menawarkan Okto agar bisa bermain di kesebelasan mereka. Dan ternyata mereka tertarik, bahkan harga dan nilai kontraknya sudah sesuai, sudah mencapai kata deal. Tinggal melakukan penandatanganan kontrak saja. Tapi saat ini saya belum bisa menyebutkan nama klubnya," kata Djohar.

Namun, selain kasus Okto, PSSI mengaku belum mendapatkan laporan adanya pemain lain yang bernasib sama. Djohar berharap, jika terdapat pemain Timnas Indonesia yang dipecat oleh manajemen klub, secepatnya melapor pada PSSI. Apa lagi, saat ini masih terdapat jeda waktu sebelum kompetisi IPL digulirkan pertengahan Februari nanti.

"Saya belum mendapat laporan dari pemain lain, baru Okto Maniani saja. Dan kalau memang ada, silakan lapor kepada kami. Biar PSSI yang mencarikan klub. Karena mereka membela Timnas pun atas panggilan PSSI, jadi ini bentuk pertanggungjawaban kami. Kalau memang tidak memungkinkan untuk datang ataupun mengirim surat, lewat telepon atau SMS juga silakan, kami tunggu," pungkas Djohar.
(aww)
Berita Terkait
Jelang Laga Timnas Indonesia...
Jelang Laga Timnas Indonesia vs Indonesia, Puluhan Penonton Mulai Berdatangan ke GBK
Welber Jardim Tak Kunjung...
Welber Jardim Tak Kunjung Terlihat dalam Sesi Latihan Timnas Indonesia U-17
Imbangi Skor saat Lawan...
Imbangi Skor saat Lawan Thailand, Statistik Permainan Timnas Membaik
Shin Tae-yong Fokus...
Shin Tae-yong Fokus Pemulihan Timnas Indonesia U-20, Ronaldo Kwateh Sudah Gabung Latihan
Bahagia Timnas U-22...
Bahagia Timnas U-22 Indonesia Sabet Emas, Jokowi Traktir Durian di Medan
Suporter Ultras Garuda...
Suporter Ultras Garuda Nyanyikan Chants Jelang Laga Timnas Indonesia vs Argentina
Berita Terkini
FIFATepis Isu Pengaturan...
FIFATepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
24 menit yang lalu
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
2 jam yang lalu
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
5 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
6 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved