Ini alasan di balik keberangkatan Timnas ke Jordania
Selasa, 29 Januari 2013 - 17:51 WIB
Ini alasan di balik keberangkatan Timnas ke Jordania
A
A
A
Sindonews.com - Tim Nasional Indonesia resmi bertolak ke Jordania Selasa sore (29/1) dengan membawa 27 pemain. Berangkat mendadak, kendala pemulihan kondisi pemain menjadi kekhawatiran jelang pertandingan yang akan digelar di Amman, Jordania, Kamis (31/1).
Dari jadwal keberangkatan yang disampaikan Manajer Timnas, Mesak Manibor, tim asuhan Nil Maizar itu bertolak dari Medan menuju Jakarta. Dari ibu kota, tim bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia, dan langsung terbang ke Amman, Jordania.
Apa alasan yang membuat manajemen memutuskan Timnas tetap berangkat ke Jordania? Mesak yang ditemui jelang keberangkatan timnas di Hotel Saka, Medan, mengatakan, lewat rapat dengan tim pelatih, pihaknya akhirnya bersedia memenuhi permintaan PSSI agar Timnas berangkat.
"Keberangkatan ini akhirnya kembali pada posisi awal, kami harus berangkat sore ini menuju Jordania, yang pada awalnya kami sudah membatalkan.Tetapi informasi baru, kami harus berangkat karena tahapan penting yang perlu diselesaikan. Artinya, tidak hanya masalah persepak bolaan, hubungan baik dengan Jordania juga menjadi pertimbangan," ujarnya.
Berangkat dengan perasaan berat lantaran tim hanya punya waktu minimal satu hari jelang pertandingan. Kendati demikian, pihaknya berkeyakinan, motivasi Timnas akan tetap tinggi menghadapi pertandingan itu.
"Dihitung teknis persepak bolaan memang sangat mepet. Karena itu awalnya kami berkomunikasi kalau bisa langsung menghadapi Irak di Dubai. Tapi hubungan dengan Jordania harus dijaga. Sebagai anak bangsa, kami juga menginginkan hasil terbaik untuk Indonesia.
Kami mohon doa restu masyarakat Sumatera Utara, Medan, dan masyarakat Indonesia terus memberikan dukungan dan doa restu. USU (Universitas Sumatera Utara), rektor dan jajaran kami ucapkan terima kasih. Semoga Tuhan memberkati jerih payah bapak, ibu, sekalian," ungkapnya.
Dari jadwal keberangkatan yang disampaikan Manajer Timnas, Mesak Manibor, tim asuhan Nil Maizar itu bertolak dari Medan menuju Jakarta. Dari ibu kota, tim bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia, dan langsung terbang ke Amman, Jordania.
Apa alasan yang membuat manajemen memutuskan Timnas tetap berangkat ke Jordania? Mesak yang ditemui jelang keberangkatan timnas di Hotel Saka, Medan, mengatakan, lewat rapat dengan tim pelatih, pihaknya akhirnya bersedia memenuhi permintaan PSSI agar Timnas berangkat.
"Keberangkatan ini akhirnya kembali pada posisi awal, kami harus berangkat sore ini menuju Jordania, yang pada awalnya kami sudah membatalkan.Tetapi informasi baru, kami harus berangkat karena tahapan penting yang perlu diselesaikan. Artinya, tidak hanya masalah persepak bolaan, hubungan baik dengan Jordania juga menjadi pertimbangan," ujarnya.
Berangkat dengan perasaan berat lantaran tim hanya punya waktu minimal satu hari jelang pertandingan. Kendati demikian, pihaknya berkeyakinan, motivasi Timnas akan tetap tinggi menghadapi pertandingan itu.
"Dihitung teknis persepak bolaan memang sangat mepet. Karena itu awalnya kami berkomunikasi kalau bisa langsung menghadapi Irak di Dubai. Tapi hubungan dengan Jordania harus dijaga. Sebagai anak bangsa, kami juga menginginkan hasil terbaik untuk Indonesia.
Kami mohon doa restu masyarakat Sumatera Utara, Medan, dan masyarakat Indonesia terus memberikan dukungan dan doa restu. USU (Universitas Sumatera Utara), rektor dan jajaran kami ucapkan terima kasih. Semoga Tuhan memberkati jerih payah bapak, ibu, sekalian," ungkapnya.
(aww)