Laga Beitar dan Maccabi berpotensi perang di Israel
Rabu, 30 Januari 2013 - 00:38 WIB
Laga Beitar dan Maccabi berpotensi perang di Israel
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Jerusalem mengerahkan ratusan personel tambahan untuk mengamankan pertandingan antara Beitar dan Maccabi Umm al-Fahm yang berlangsung Selasa, 29 Januari, malam waktu setempat. Bahkan banyak yang memprediksi jika pertandingan ini diisi dengan keributan dipastikan akan ada perang kota di Israel.
Pertandingan itu antara Beitar Jerusalem yang pendukungnya dikenal sebagai anti-Arab- melawan klub Arab-Israel, Maccabi Umm al-Fahm. Beitar awalnya meminta agar pertandingan digelar di stadion tertutup tanpa penonton untuk mencegah kemungkinan bentrokan antar pendukung kedua klub.
Namun, permintaan ditolak oleh kepolisian dan akan berlangsung seperti biasa. "Kami mengerahkan polisi tambahan di sekitar Jerusalem dan di luar stadion," tegas juru bicara polisi Israel, Micky Rosenfeld kepada kantor berita AFP.
Sementara seorang pejabat Maccabi Umm al-Fahm mengatakan para pemain akan meninggalkan lapangan jika ada teriakan-teriakan yang menghina Nabi Muhammad.
"Kami akan keluar jika Israel menghina Rasul kami," cetusnya tegas.
Pertandingan itu antara Beitar Jerusalem yang pendukungnya dikenal sebagai anti-Arab- melawan klub Arab-Israel, Maccabi Umm al-Fahm. Beitar awalnya meminta agar pertandingan digelar di stadion tertutup tanpa penonton untuk mencegah kemungkinan bentrokan antar pendukung kedua klub.
Namun, permintaan ditolak oleh kepolisian dan akan berlangsung seperti biasa. "Kami mengerahkan polisi tambahan di sekitar Jerusalem dan di luar stadion," tegas juru bicara polisi Israel, Micky Rosenfeld kepada kantor berita AFP.
Sementara seorang pejabat Maccabi Umm al-Fahm mengatakan para pemain akan meninggalkan lapangan jika ada teriakan-teriakan yang menghina Nabi Muhammad.
"Kami akan keluar jika Israel menghina Rasul kami," cetusnya tegas.
(wbs)