PSIS peragakan permainan cepat di kandang musuh

Kamis, 07 Februari 2013 - 18:01 WIB
PSIS peragakan permainan...
PSIS peragakan permainan cepat di kandang musuh
A A A
Sindonews.com - PSIS Semarang tidak membawa seluruh skuadnya untuk melakoni dua laga away di kandang Persikad Depok, Sabtu (9/2) dan Persikabo Bogor (14/2). Hanya 20 dari 25 pemain yang dibawa untuk lawatan ke dua kota tersebut.

Memang tidak mudah bisa membawa pulang poin penuh di laga kandang. Terlebih PSIS sendiri nyaris tak pernah menang saat melakoni laga di kandang lawan. Tercatat PSIS hanya menang sekali melawan Persis Solo pada 2010 silam dengan skor akhir 0-3 untuk PSIS.

Namun, meski begitu bukan hal yang mustahil bagi PSIS Semarang untuk bisa menang di kedua laga tandang tersebut. Itu mengingat kedua klub yang bakal menjadi lawan tandingnya, sama-sama memiliki rekor kurang baik.

Untuk Persikad yang akan menjadi lawan pertama PSIS, mengalami kelahanan dari Persitema Temanggung dan Persip Pekalongan. Sementara Persikabo memiliki rekor sedikit lebih baik. Mereka mampu membawa pulang dua poin dari dua laga kandangan melawan Persitema dan Persip.

Pelatih PSIS Semarang Firmandoyo mengatakan, untuk menghadapi dua laga tandang tersebut, Dia tidak akan menerapkan sisitem bertahan. Justru sebaliknya, anak-anak asuhnya akan tetap bermain menyerang dengan tempo permaianan cepat.

''Kita sudah mengantongi kekuatan kedua tim lawan. Mereka cenderung main lambat. Jadi kami tidak akan terpengaruh dengan tempo lambat yang mereka mainkan. Dengan mengikuti mereka kita akan kesulitan mencetak gol,” ujarnya.

Selain memainkan tempo permainan cepat, Firmandoyo mengaku juga akan memanfaatkan peluang-peluang dari bola-bola mati. Karena itu, sebelum skuadnya diberangkatkan menuju Depok, eksekutor tendangan bebas terus dimatangkan.

Pelatih Firmandoyo telah menyiapkan pemain eksekutor spesialis guna memanfaatkan bola-bola mati dalam dua laga away nanti. Sang pelatih benar-benar mempersiapkan para punggawanya untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Dalam beberapa kali latihan nampak para pemain diberikan menu latihan khusus tendangan bebas.''Dari area kanan PSIS Emile Linkers, sedang di kiri ada M. Irfan / Imral Usman dan posisi tengah Morris Power Bayour,”ujar Firmandoyo.

Mengenai dipilihnya beberapa pemain tersebut untuk eksekusi bola mati, Firmandoyo menjelaskan karena mereka memiliki kemampuan dan skill yang berbeda dengan pemain lain.'Kami memilih mereka karena punya spesialisasi dan kekuatan tendangan kakinya,''tambah mantan pelatih PON Jateng ini.
(aww)
Berita Terkini
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
3 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
6 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
6 jam yang lalu
Asian Boxing U19 & U23...
Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026, Perbati Pastikan Penyelenggaraan Berstandar Internasional
6 jam yang lalu
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Gol Mbappe Bantu Prancis...
Gol Mbappe Bantu Prancis ke Perempat Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved