Krasniqi percaya bisa kalahkan juara WBO
Sabtu, 09 Februari 2013 - 06:21 WIB
Krasniqi percaya bisa kalahkan juara WBO
A
A
A
Sindonews.com - Petinju berusia 25 tahun asal Jerman, Robin Krasniqi, yakin dia bisa mengalahkan juara kelas berat ringan WBO Nathan Cleverly, ketika mereka bertemu di Wembley Arena pada 16 Maret. Jika ia bisa mengalahkan Cleverly, maka itu mengubah mimpinya menjadi kenyataan. "Saya telah melihat beberapa pertarungannya di Youtube dan beberapa di DVD," kata Krasniqi tentang Cleverly.
"Dia juara dan dia juga memiliki gaya yang sangat intens dan ofensif. Saya suka dengan petinju seperti itu. Gaya saya sendiri? Saya juga sangat ofensif. Bahkan, saya akan mengatakan saya ofensif tanpa kompromi! Tidak ada keraguan, pertarungan ini akan menjadi laga yang sangat menarik. Itu harus, kami berdua petinju ofensif," jelas petinju kelahiran Kosovo itu, sebagaimana dikutip Fight News, Sabtu (9/2).
Menurut Krasniqi, untuk duel tersebut, dirinya akan lebih menyiapkan fisiknya. "Kami harusnya bertemu setahun yang lalu (April 2012) dan saya punya lebih banyak kekuatan sejak saat itu."
Penantang nomor satu WBO itu, tidak dianggap sebagai petinju besar, namun ia merasa jika ia bisa menghentikan Cleverly atau menghajarnya secara telak, karena dengan begitu ia dapat meyakinkan hakim untuk menyerahkan gelar kepadanya untuk kemenangannya pada bulan depan.
"Dia juara dan dia juga memiliki gaya yang sangat intens dan ofensif. Saya suka dengan petinju seperti itu. Gaya saya sendiri? Saya juga sangat ofensif. Bahkan, saya akan mengatakan saya ofensif tanpa kompromi! Tidak ada keraguan, pertarungan ini akan menjadi laga yang sangat menarik. Itu harus, kami berdua petinju ofensif," jelas petinju kelahiran Kosovo itu, sebagaimana dikutip Fight News, Sabtu (9/2).
Menurut Krasniqi, untuk duel tersebut, dirinya akan lebih menyiapkan fisiknya. "Kami harusnya bertemu setahun yang lalu (April 2012) dan saya punya lebih banyak kekuatan sejak saat itu."
Penantang nomor satu WBO itu, tidak dianggap sebagai petinju besar, namun ia merasa jika ia bisa menghentikan Cleverly atau menghajarnya secara telak, karena dengan begitu ia dapat meyakinkan hakim untuk menyerahkan gelar kepadanya untuk kemenangannya pada bulan depan.
(nug)