Nih, alasan Spies tak ikut tes terakhir
Sabtu, 09 Februari 2013 - 13:56 WIB
Nih, alasan Spies tak ikut tes terakhir
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Pramac Ducati, Ben Spies membeberkan alasannya tidak ikut dalam tes ujicoba terakhir di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat (8/2) kemarin. Menurutnya, dia harus memulihkan kondisi fisiknya agar saat perhelatan kejuaraan MotoGP tahun ini berlangsung ia benar-benar pulih.
Sebenarnya pada hari pertama dan kedua, mantan pembalap Yamaha tersebut sempat menjajal kemampuan motor barunya itu sebanyak 48 lap. Namun, pada tes di hari ketiga (terakhir) Spies memutuskan untuk tidak mengikuti balapan tersebut. Ini dilakukannya agar saat balapan berlangsung April mendatang kondisi fisiknya bisa 100 persen siap.
Ini terkait insiden kecelakaan yang terjadi di Grand Prix Sepang, musim lalu. Akibatnya, Spies mengalami cedera yang serius yakni retak tulang rusuk dan harus menjalani operasi. Karenanya, dia tidak ingin memperparah kondisinya tersebut. "Selama dua hari pengujian saya merasa sakit ketika bagun pagi. Itu kembali saya rasakan , sebab saya bau tiga minggu melakukan pemulihan usai menjalani operasi," katanya seperti dilansir MCN, Sabtu (9/2/2013).
"Kami sudah memiliki kemunduran yang cukup dalam beberapa bulan terakhir dan saya pikir sangat penting untuk melakukan hal-hal yang benar. Jadi, saya tidak akan melakukan sesuatu yang konyol atau membuat kesalahan dengan turun kembali ke dalam lintasan di hari terakhir. Ini untuk membangun kondisi saya ke depannya," pungkasnya.
Sebenarnya pada hari pertama dan kedua, mantan pembalap Yamaha tersebut sempat menjajal kemampuan motor barunya itu sebanyak 48 lap. Namun, pada tes di hari ketiga (terakhir) Spies memutuskan untuk tidak mengikuti balapan tersebut. Ini dilakukannya agar saat balapan berlangsung April mendatang kondisi fisiknya bisa 100 persen siap.
Ini terkait insiden kecelakaan yang terjadi di Grand Prix Sepang, musim lalu. Akibatnya, Spies mengalami cedera yang serius yakni retak tulang rusuk dan harus menjalani operasi. Karenanya, dia tidak ingin memperparah kondisinya tersebut. "Selama dua hari pengujian saya merasa sakit ketika bagun pagi. Itu kembali saya rasakan , sebab saya bau tiga minggu melakukan pemulihan usai menjalani operasi," katanya seperti dilansir MCN, Sabtu (9/2/2013).
"Kami sudah memiliki kemunduran yang cukup dalam beberapa bulan terakhir dan saya pikir sangat penting untuk melakukan hal-hal yang benar. Jadi, saya tidak akan melakukan sesuatu yang konyol atau membuat kesalahan dengan turun kembali ke dalam lintasan di hari terakhir. Ini untuk membangun kondisi saya ke depannya," pungkasnya.
(wir)