Cleverly berharap lebih beruntung di tahun ini
Rabu, 13 Februari 2013 - 06:56 WIB
Cleverly berharap lebih beruntung di tahun ini
A
A
A
Sindonews.com - Juara kelas berat ringan WBO, Nathan Cleverly, sempat dilanda rasa frustrasi setelah ia gagal mendapatkan pertarungan melawan petinju dengan nama-nama besar. Terlebih pada tahun lalu, ia hanya melakukan dua kali pertarungan, yakni menghadapi Shawn Hawk dan Tommy Karpency.
Cleverly sempat dikait-kaitkan dengan petinju-petinju seperti Bernard Hopkins, Chad Dawson, Beibut Shumenov dan Tavoris Cloud, namun sejauh ini gagal untuk memikat salah satu dari petinju itu untuk naik ke atas ring. "Mungkin mereka tidak ingin masuk ke dalam ring dengan seorang petarung muda lapar seperti diriku," tandasnya, seperti dikutip Sky Sports.
Di pertarungan terdekatnya pada 16 Maret mendatang, petinju yang tak terkalahkan dalam 25 pertarungan itu hanya menghadapi penantang wajib, Robin Krasniqi. Berikutnya, kemungkinan besar ia menjalani duel mempertahankan gelar dengan mantan juara, Juergen Braehmer. Tapi apabila dua pertandingan berikutnya keluar dari jalurnya, Cleverly berharap tetap mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di panggung yang lebih besar.
"Tahun lalu merupakan masa frustasi, karena itu saya harus tetap tenang dan saya hanya punya dua pertarungan, tapi sekarang saya bisa mulai pulih dari itu dan membuat 2013 menjadi tahun yang jauh lebih baik," ujarnya berharap.
"Saya ingin menjadi lebih aktif, memiliki perkelahian lebih dan mendorong petinju-petinju lain bersedia menjalani duel unifikasi besar. Setidaknya tahun lalu saya tetap tak terkalahkan. Tetap menjadi juara dunia dan ini adalah sebuah awal baru."
Cleverly sempat dikait-kaitkan dengan petinju-petinju seperti Bernard Hopkins, Chad Dawson, Beibut Shumenov dan Tavoris Cloud, namun sejauh ini gagal untuk memikat salah satu dari petinju itu untuk naik ke atas ring. "Mungkin mereka tidak ingin masuk ke dalam ring dengan seorang petarung muda lapar seperti diriku," tandasnya, seperti dikutip Sky Sports.
Di pertarungan terdekatnya pada 16 Maret mendatang, petinju yang tak terkalahkan dalam 25 pertarungan itu hanya menghadapi penantang wajib, Robin Krasniqi. Berikutnya, kemungkinan besar ia menjalani duel mempertahankan gelar dengan mantan juara, Juergen Braehmer. Tapi apabila dua pertandingan berikutnya keluar dari jalurnya, Cleverly berharap tetap mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di panggung yang lebih besar.
"Tahun lalu merupakan masa frustasi, karena itu saya harus tetap tenang dan saya hanya punya dua pertarungan, tapi sekarang saya bisa mulai pulih dari itu dan membuat 2013 menjadi tahun yang jauh lebih baik," ujarnya berharap.
"Saya ingin menjadi lebih aktif, memiliki perkelahian lebih dan mendorong petinju-petinju lain bersedia menjalani duel unifikasi besar. Setidaknya tahun lalu saya tetap tak terkalahkan. Tetap menjadi juara dunia dan ini adalah sebuah awal baru."
(nug)