Surat panggilan PSSI dan BTN itu bikin Taufiq bingung
Jum'at, 15 Februari 2013 - 16:07 WIB
Surat panggilan PSSI dan BTN itu bikin Taufiq bingung
A
A
A
Sindonews.com - Empat tahun sudah Erol FX Iba meninggalkan seragam Timnas Indonesia. Kini peluang kapten tim Persebaya memakai seragam merah putih terbuka kembali. Namanya tercantum dalam daftar 33 pemain yang dipanggil PSSI dalam persiapan melawan Arab Saudi dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia, 22 Maret mendatang.
Selain Erol, tiga pemain Persebaya Andik Vermansyah, Taufiq, dan kiper Endra Prasetya juga terpanggil. Bedanya, trio Persebaya itu sudah lebih dulu menjadi langganan Timnas, termasuk dalam laga perdana Pra Piala Asia menghadapi Irak, pekan lalu.
Kabar tersebut membuat Erol Iba lebih termotivasi, meski mengaku belum mendapatkan panggilan resmi. "Sampai dengan sekarang saya baru menerima panggilan dalam bentuk surat. "Tapi bila Timnas memang membutuhkan tenaga saya, tentu saja siap kapan pun," tegasnya.
Terakhir kali Erol berbaju Timnas, pada 29 Januari 2009 dalam skuad Indonesia di babak kualifikasi Piala Asia di Qatar 2011. Saat itu, pemain spesialis sayap kiri itu tampil melawan Australia di Stadion Utama Gelora bung Karno, Jakarta. Namun hanya turun tujuh menit ketika Erol turun menggantikan Budi Sudarsono di menit ke-83.
Meski sudah lama, Erol mengaku akan memberikan penampilan maksimal jika memang benar-benar dipanggil Timnas. "Saya tidak bisa menilai diri sendiri, yang pasti saya masih bisa dan akan mengeluarkan kemampuan maksimal yang saya miliki, " ucapnya.
Sementara Taufiq yang mengaku sudah mendapatkan panggilan surat resmi justru bingung. Bahkan, belum memutuskan akan bergabung dengan Timnas. Masalahnya, kapten kedua Timnas itu menerima dua surat panggilan Timnas, satu dari PSSI dan satu lagi berasal dari Badan Tim Nasional (BTN).
Seperti diketahui, saat ini sedang terjadi dualisme terkait pengelolan Timnas pasca kekalahan dari Irak 0-1. BTN membentuk Timnas sendiri dengan mendatangkan pelatih asal Argentina, Blanco. Sedangkan PSSI masih mempertahankan pelatih Nil Maizar. "Saya dapat dua surat panggilan Timnas satu BTN satu PSSI. Belum tahu ke mana, lihat perkembangan dulu," ucapnya.
Dalam situs resmi PSSI tertulis, 33 pemain diwajibkan sudah berkumpul dalam TC Timnas, 10 Maret mendatang. Lokasi TC belum ditentukan karena ada dua alternatif yaitu, Yogyakarta dan Surabaya. Sebab, PSSI juga sedang mencoba memindahkan lokasi pertandingan dari Jakarta ke Surabaya atau Yogyakarta.
Sementara Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan tak mempermasalahkan pemanggilan empat pemainnya ke Timnas. Apalagi, para pemain berangkat TC sesudah laga perdana Indonesia Primer League (IPL) melawan Bontang FC, 24 Februari mendatang, "Yang penting tujuh hari sebelum pertandingan lawan Bontang, pemain tetap berada di Persebaya.''
Terkait kabar pemanggilan Erol Iba memperkuat Timnas, Ibnu mengaku belum tahu. Sebab, dalam surat yang diterima manajemen Persebaya hanya ada tiga nama. Yakni kiper Endra Prasetya dan dua pemain mungil, Taufiq serta Andik Vermansyah. "Nanti saya coba cek lagi, " ujarnya.
Selain Erol, tiga pemain Persebaya Andik Vermansyah, Taufiq, dan kiper Endra Prasetya juga terpanggil. Bedanya, trio Persebaya itu sudah lebih dulu menjadi langganan Timnas, termasuk dalam laga perdana Pra Piala Asia menghadapi Irak, pekan lalu.
Kabar tersebut membuat Erol Iba lebih termotivasi, meski mengaku belum mendapatkan panggilan resmi. "Sampai dengan sekarang saya baru menerima panggilan dalam bentuk surat. "Tapi bila Timnas memang membutuhkan tenaga saya, tentu saja siap kapan pun," tegasnya.
Terakhir kali Erol berbaju Timnas, pada 29 Januari 2009 dalam skuad Indonesia di babak kualifikasi Piala Asia di Qatar 2011. Saat itu, pemain spesialis sayap kiri itu tampil melawan Australia di Stadion Utama Gelora bung Karno, Jakarta. Namun hanya turun tujuh menit ketika Erol turun menggantikan Budi Sudarsono di menit ke-83.
Meski sudah lama, Erol mengaku akan memberikan penampilan maksimal jika memang benar-benar dipanggil Timnas. "Saya tidak bisa menilai diri sendiri, yang pasti saya masih bisa dan akan mengeluarkan kemampuan maksimal yang saya miliki, " ucapnya.
Sementara Taufiq yang mengaku sudah mendapatkan panggilan surat resmi justru bingung. Bahkan, belum memutuskan akan bergabung dengan Timnas. Masalahnya, kapten kedua Timnas itu menerima dua surat panggilan Timnas, satu dari PSSI dan satu lagi berasal dari Badan Tim Nasional (BTN).
Seperti diketahui, saat ini sedang terjadi dualisme terkait pengelolan Timnas pasca kekalahan dari Irak 0-1. BTN membentuk Timnas sendiri dengan mendatangkan pelatih asal Argentina, Blanco. Sedangkan PSSI masih mempertahankan pelatih Nil Maizar. "Saya dapat dua surat panggilan Timnas satu BTN satu PSSI. Belum tahu ke mana, lihat perkembangan dulu," ucapnya.
Dalam situs resmi PSSI tertulis, 33 pemain diwajibkan sudah berkumpul dalam TC Timnas, 10 Maret mendatang. Lokasi TC belum ditentukan karena ada dua alternatif yaitu, Yogyakarta dan Surabaya. Sebab, PSSI juga sedang mencoba memindahkan lokasi pertandingan dari Jakarta ke Surabaya atau Yogyakarta.
Sementara Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan tak mempermasalahkan pemanggilan empat pemainnya ke Timnas. Apalagi, para pemain berangkat TC sesudah laga perdana Indonesia Primer League (IPL) melawan Bontang FC, 24 Februari mendatang, "Yang penting tujuh hari sebelum pertandingan lawan Bontang, pemain tetap berada di Persebaya.''
Terkait kabar pemanggilan Erol Iba memperkuat Timnas, Ibnu mengaku belum tahu. Sebab, dalam surat yang diterima manajemen Persebaya hanya ada tiga nama. Yakni kiper Endra Prasetya dan dua pemain mungil, Taufiq serta Andik Vermansyah. "Nanti saya coba cek lagi, " ujarnya.
(aww)