Berada di kejuaraan F1 menjadi tujuan utama Bianchi
Sabtu, 02 Maret 2013 - 16:43 WIB
Berada di kejuaraan F1 menjadi tujuan utama Bianchi
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Formula 1 asal Prancis, Jules Bianchi, senang dengan keputusan Marussia untuk memulai kerjasama dengannya di balapan F1 tahun ini. Pasalnya, di detik-detik terakhir tim tersebut telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah menemukan pembalap yang akan bermitra dengan Max Chilton.
"Saya sangat senang telah mengamankan kursi balap di tim Marussia," ungkap Bianchi seperti dilansir Planetf1, Sabtu (2/3/2013).
Padahal sebelumnya, Bianchi menjadi kandidat terkuat bersama Adrian Sutil untuk mendapatkan kursi kosong yang ditinggalkan Nico Hulkenberg di Force India. Namun, Sutil lebih beruntung ketika Force India memutuskan untuk menggaetnya. Tetapi sukses yang dicapai Sutil, kini juga dirasakan pembalap berusia 23 tahun itu.
"Tetap berada di kejuaraan F1 musim ini merupakan salah satu tujuan saya selama musim dingin. Sekarang saya semakin bersemangat untuk menunjukkan kemampuan saya dalam mengendarai mobil balap," tutur Bianchi.
Sebelum memulai karirnya di balapan F1, Bianchi terlebih dahulu masuk ke dalam akedemi Ferrari. Selama di tim Kuda Jingkrak tersebut dia terus menunjukkan performa apiknya, akibatnya sejumlah tawaran datang, salah satunya dari tim Sahara Force India.
"Saya sangat berterima kasih kepada akademi Ferrari yang selalu mendukung karirnya selama ini dan menjadikan saya seorang pembalap yang patut untuk diperhitungkan. Saat ini saya sepenuhnya siap untuk memberikan tantangan baru. Bagi saya, dua minggu adalah waktu yang sangat sibuk, tapi saya siap untuk memulai menguji mobil di Barcelona," pungkas pria kelahiran 3 Agustus 1989.
"Saya sangat senang telah mengamankan kursi balap di tim Marussia," ungkap Bianchi seperti dilansir Planetf1, Sabtu (2/3/2013).
Padahal sebelumnya, Bianchi menjadi kandidat terkuat bersama Adrian Sutil untuk mendapatkan kursi kosong yang ditinggalkan Nico Hulkenberg di Force India. Namun, Sutil lebih beruntung ketika Force India memutuskan untuk menggaetnya. Tetapi sukses yang dicapai Sutil, kini juga dirasakan pembalap berusia 23 tahun itu.
"Tetap berada di kejuaraan F1 musim ini merupakan salah satu tujuan saya selama musim dingin. Sekarang saya semakin bersemangat untuk menunjukkan kemampuan saya dalam mengendarai mobil balap," tutur Bianchi.
Sebelum memulai karirnya di balapan F1, Bianchi terlebih dahulu masuk ke dalam akedemi Ferrari. Selama di tim Kuda Jingkrak tersebut dia terus menunjukkan performa apiknya, akibatnya sejumlah tawaran datang, salah satunya dari tim Sahara Force India.
"Saya sangat berterima kasih kepada akademi Ferrari yang selalu mendukung karirnya selama ini dan menjadikan saya seorang pembalap yang patut untuk diperhitungkan. Saat ini saya sepenuhnya siap untuk memberikan tantangan baru. Bagi saya, dua minggu adalah waktu yang sangat sibuk, tapi saya siap untuk memulai menguji mobil di Barcelona," pungkas pria kelahiran 3 Agustus 1989.
(nug)