Del Bosque: Madrid harus serang 'Setan Merah
Senin, 04 Maret 2013 - 11:47 WIB
Del Bosque: Madrid harus serang 'Setan Merah
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Tim Nasional Spanyol Vicente del Bosque menilai Real Madrid berada di bawah tekanan ketika menghadapi Manchester United dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Old Trafford, Selasa (2/3/2013) atau Rabu dini hari WIB.
Melihat peluang Madrid untuk mempertahankan gelar La Liga kecil, maka pelatih Jose Mourinho dituntut untuk bisa memberikan Los Blancos trofi Liga Champions kesepuluh.
Del Bosque merasa ada kemiripan situasi yang dihadapinya ketika masih melatih tahun 2000 dengan saat ini. Ketika itu Madrid yang keluar dari persaingan perebutan gelar juara La Liga menghadapi United di babak perempat final Liga Champions. Mereka berhasil melenggang ke semifinal setelah menang 3-2 di leg kedua di Old Trafford.
Dia berharap Mourinho bisa mengadopsi gaya permainan menyerang yang diterapkannya ketika itu di pertandingan nanti.
“Pertama kali di musim 1999/2000. Itu adalah pertandingan yang tidak pernah saya lupakan dan itu menjadi tahun pertama saya. Kami bermain tanpa gol di kandang dan musim kami itu tergantung pada hasil di leg kedua,” kenang del Bosque dilkansir soccerway, Senin (4/3/2013)
“Kami mengubah sistem dengan memainkan tiga bek. Untungnya kami menang. Mereka bisa saja membunuh kami. Saya sangat takut dengan dua striker mereka Andy Cole dan Dwight Yorke. Mereka bermain terbuka dengan Beckham dan Giggs dan saya mencoba memperkuat pertahanan dengan tiga senterbek Ivan Campo, Ivan Helguera dan Aitor Karanka.”
Lebih lanjut Del Bosque juga memperingatkan ancaman Ronaldo di Old Trafford yang membuat Madrid kalah 3-4 tahun 2003. Kali ini, Ronaldo berada di kubu Madrid dan gol sangat diharapkannya bisa dicetaknya ke gawang mantan klubnya itu.
“Semua pastinya ingat dengan hatrick Ronaldo. Dia memiliki kemampuan untuk mencetak gol.”
Melihat peluang Madrid untuk mempertahankan gelar La Liga kecil, maka pelatih Jose Mourinho dituntut untuk bisa memberikan Los Blancos trofi Liga Champions kesepuluh.
Del Bosque merasa ada kemiripan situasi yang dihadapinya ketika masih melatih tahun 2000 dengan saat ini. Ketika itu Madrid yang keluar dari persaingan perebutan gelar juara La Liga menghadapi United di babak perempat final Liga Champions. Mereka berhasil melenggang ke semifinal setelah menang 3-2 di leg kedua di Old Trafford.
Dia berharap Mourinho bisa mengadopsi gaya permainan menyerang yang diterapkannya ketika itu di pertandingan nanti.
“Pertama kali di musim 1999/2000. Itu adalah pertandingan yang tidak pernah saya lupakan dan itu menjadi tahun pertama saya. Kami bermain tanpa gol di kandang dan musim kami itu tergantung pada hasil di leg kedua,” kenang del Bosque dilkansir soccerway, Senin (4/3/2013)
“Kami mengubah sistem dengan memainkan tiga bek. Untungnya kami menang. Mereka bisa saja membunuh kami. Saya sangat takut dengan dua striker mereka Andy Cole dan Dwight Yorke. Mereka bermain terbuka dengan Beckham dan Giggs dan saya mencoba memperkuat pertahanan dengan tiga senterbek Ivan Campo, Ivan Helguera dan Aitor Karanka.”
Lebih lanjut Del Bosque juga memperingatkan ancaman Ronaldo di Old Trafford yang membuat Madrid kalah 3-4 tahun 2003. Kali ini, Ronaldo berada di kubu Madrid dan gol sangat diharapkannya bisa dicetaknya ke gawang mantan klubnya itu.
“Semua pastinya ingat dengan hatrick Ronaldo. Dia memiliki kemampuan untuk mencetak gol.”
(irc)