Coulthard jagokan Vettel
Senin, 11 Maret 2013 - 13:44 WIB
Coulthard jagokan Vettel
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Pembalap F1, David Coulthard menjagokan Sebastian Vettel menjadi juara dunia musim ini. Sejauh ini, Vettel telah tiga kali menjadi juara dunia.Pencapaian tersebut, kata Coulthard bisa dibilang luar biasa mengingat persaingan yang sangat ketat di dunia balap F1. Lebih lanjut, dia juga memuji Vettel sebagai pembalap yang bertalenta.
"Saya pikir di era balapan modern saat ini, kita telah mendapatkan seorang pembalap yang luar biasa. Tidak ada yang menyulitkan bagi Vettel untuk meraih gelar juara dunia keempatnya," ujarnya seperti dilansir bbc.co.uk. Senin (11/3/2013).
Coulthard menambahkan, saat ini Formula 1 tengah mengalami masa keemasan karena diisi pembalap-pembalap yang cepat dan luar biasa termasuk Sebastian Vettel. Dia juga mengungkapkan publik seharusnya lebih mengapresiasi pencapaian tiga kali juara dunia milik Vettel.
"Anda telah memiliki Jenson Button, Hamilton, Alonso, Raikkonen, dan Schumacher. Mereka pembalap yang luar biasa dan sangat cepat. Jadi ini adalah periode yang luar biasa. Untuk Sebastian (Vettel), bisa menjadi juara dunia sebanyak tiga kali di era sekarang, Anda tidak bisa mengabaikan talentanya tersebut," tutup Coulthard.
"Saya pikir di era balapan modern saat ini, kita telah mendapatkan seorang pembalap yang luar biasa. Tidak ada yang menyulitkan bagi Vettel untuk meraih gelar juara dunia keempatnya," ujarnya seperti dilansir bbc.co.uk. Senin (11/3/2013).
Coulthard menambahkan, saat ini Formula 1 tengah mengalami masa keemasan karena diisi pembalap-pembalap yang cepat dan luar biasa termasuk Sebastian Vettel. Dia juga mengungkapkan publik seharusnya lebih mengapresiasi pencapaian tiga kali juara dunia milik Vettel.
"Anda telah memiliki Jenson Button, Hamilton, Alonso, Raikkonen, dan Schumacher. Mereka pembalap yang luar biasa dan sangat cepat. Jadi ini adalah periode yang luar biasa. Untuk Sebastian (Vettel), bisa menjadi juara dunia sebanyak tiga kali di era sekarang, Anda tidak bisa mengabaikan talentanya tersebut," tutup Coulthard.
(dka)