Terlecut menang dalam Derby Bandung jilid II
Kamis, 14 Maret 2013 - 15:08 WIB
Terlecut menang dalam Derby Bandung jilid II
A
A
A
Sindonews.com - Pelita Bandung Raya (PBR) harus mengambil pelajaran saat kalah dari saudara tua Persib Bandung dalam laga derby. Mereka justru bersyukur karena menganggap pertandingan tersebut sebagai pengalaman berharga.
Skuad The Boys Are Back memang masih butuh banyak belajar dalam mengarungi Indonesia Super League (ISL) sebagai kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air. Selain mayoritas pemainnya baru kali ini merasakan liga profesional, persiapan tim ini pun hanya dilakukan sekitar dua bulan sebelum kompetisi dimulai. Itu pun dengan menggelar seleksi terbuka terlebih dahulu.
Salah satu pemain muda PBR, Munadi mengakui hal itu. Menurutnya, bermain di hadapan pendukung Persib memberinya tekanan yang sangat besar. Bagaimana pun, The Boys Are Back dan Maung Bandung merupakan dua tim yang berasal dari daerah yang sama. Sehingga bobotoh akan memberi perhatian khusus terhadap skuad yang kini diasuh Daniel Darko Janackovic itu.
''Tekanan dari bobotoh sangat terasa, karena memang itu merupakan salah satu ciri khas dari sepakbola Kota Bandung dan Jawa Barat. Tapi saya sudah menganggapnya sebagai hal yang biasa, itu merupakan konsekwensi bagi kami. Malah menurut saya, tekanan dari bobotoh sangat bagus untuk menggembleng mental kami, terutapa bagi pemain muda seperti saya. Semoga dengan pengalaman ini penampilan kami lebih baik dari sebelumnya,” kata pemain bertahan asal Bekasi tersebut.
Setelah di pertandingan kemarin PBR berstatus sebagai tuan rumah, derby Bandung tentu akan berulang di putaran kedua ISL musim ini. Meski nantinya giliran Persib yang menjamu The Boys Are Back, atmosfer pertandingan diprediksi tidak jauh berbeda dari laga putaran pertama. Kehadiran supporter Persib dipastikan menjadi salah satu ujian berat bagi Munadi dkk.
Namun, derby Bandung selanjutnya justru dianggap para pemain PBR sebagai kesempatan kedua bagi mereka. Jika di putaran pertama ini Nova Arianto dkk menyerah dengan skor 1-3, Munadi berharap timnya bisa meraih hasil yang lebih baik.
''Ini modal untuk derby putaran kedua nanti. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari pertandingan putaran pertama ini. Konsentrasi kami harus diperbaiki, lebih fokus, dan harus lebih menikmati permainan saat melawan Persib. Target di derby kedua nanti, yang penting dapat poin,” pungkasnya.
Skuad The Boys Are Back memang masih butuh banyak belajar dalam mengarungi Indonesia Super League (ISL) sebagai kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air. Selain mayoritas pemainnya baru kali ini merasakan liga profesional, persiapan tim ini pun hanya dilakukan sekitar dua bulan sebelum kompetisi dimulai. Itu pun dengan menggelar seleksi terbuka terlebih dahulu.
Salah satu pemain muda PBR, Munadi mengakui hal itu. Menurutnya, bermain di hadapan pendukung Persib memberinya tekanan yang sangat besar. Bagaimana pun, The Boys Are Back dan Maung Bandung merupakan dua tim yang berasal dari daerah yang sama. Sehingga bobotoh akan memberi perhatian khusus terhadap skuad yang kini diasuh Daniel Darko Janackovic itu.
''Tekanan dari bobotoh sangat terasa, karena memang itu merupakan salah satu ciri khas dari sepakbola Kota Bandung dan Jawa Barat. Tapi saya sudah menganggapnya sebagai hal yang biasa, itu merupakan konsekwensi bagi kami. Malah menurut saya, tekanan dari bobotoh sangat bagus untuk menggembleng mental kami, terutapa bagi pemain muda seperti saya. Semoga dengan pengalaman ini penampilan kami lebih baik dari sebelumnya,” kata pemain bertahan asal Bekasi tersebut.
Setelah di pertandingan kemarin PBR berstatus sebagai tuan rumah, derby Bandung tentu akan berulang di putaran kedua ISL musim ini. Meski nantinya giliran Persib yang menjamu The Boys Are Back, atmosfer pertandingan diprediksi tidak jauh berbeda dari laga putaran pertama. Kehadiran supporter Persib dipastikan menjadi salah satu ujian berat bagi Munadi dkk.
Namun, derby Bandung selanjutnya justru dianggap para pemain PBR sebagai kesempatan kedua bagi mereka. Jika di putaran pertama ini Nova Arianto dkk menyerah dengan skor 1-3, Munadi berharap timnya bisa meraih hasil yang lebih baik.
''Ini modal untuk derby putaran kedua nanti. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari pertandingan putaran pertama ini. Konsentrasi kami harus diperbaiki, lebih fokus, dan harus lebih menikmati permainan saat melawan Persib. Target di derby kedua nanti, yang penting dapat poin,” pungkasnya.
(aww)