Jika ke final, Juve kantongi Rp757 miliar
Jum'at, 15 Maret 2013 - 14:49 WIB
Jika ke final, Juve kantongi Rp757 miliar
A
A
A
Sindonews.com – Tersingkirnnya AC Milan di babak 16 besar Liga Champions menjadi berkah buat Juventus. Sebagai satu-satunya wakil Italia di babak perempat final, Juventus bisa mengantongi pemasukan sebesar 60 juta euro atau lebih dari Rp757 miliar.
Pemasukan itu diantaranya didapat dari hak komersil televisi. Tersingkirnya Milan membuat Juventus akan mendapatkan semua alokasi pemasukan negara dari hak komersil televisi.
Dengan total hadiah Liga Champions yang meningkat menjadi 910 juta euro, Juve sudah mendapatkan 49 juta euro karena berhasil lolos ke perempat final. Jumlah tersebut jauh lebih besar dari yang diterima Bayern Muenchen yang menjadi finalis tahun lalu.
Juve akan mendapatkan pemasukan sebesar 2 juta euro dari pertama kali tampil di Liga Champions musim ini sampai ke perempat final. Dan jika mereka berhasil sampai ke final Liga Champions, total Juve akan mendapatkan pemasukan sebesar 60 juta euro atas partisipasi mereka.
Pada tahun lalu UEFA telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah hadiah uang hingga 15% sampai tiga musim ke depan. Kenaikan itu dipicu meningatkanya pemasukan Liga Champions.
Pemasukan itu diantaranya didapat dari hak komersil televisi. Tersingkirnya Milan membuat Juventus akan mendapatkan semua alokasi pemasukan negara dari hak komersil televisi.
Dengan total hadiah Liga Champions yang meningkat menjadi 910 juta euro, Juve sudah mendapatkan 49 juta euro karena berhasil lolos ke perempat final. Jumlah tersebut jauh lebih besar dari yang diterima Bayern Muenchen yang menjadi finalis tahun lalu.
Juve akan mendapatkan pemasukan sebesar 2 juta euro dari pertama kali tampil di Liga Champions musim ini sampai ke perempat final. Dan jika mereka berhasil sampai ke final Liga Champions, total Juve akan mendapatkan pemasukan sebesar 60 juta euro atas partisipasi mereka.
Pada tahun lalu UEFA telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah hadiah uang hingga 15% sampai tiga musim ke depan. Kenaikan itu dipicu meningatkanya pemasukan Liga Champions.
(irc)