Posisi Darko Janackovic rawan tergusur
Jum'at, 15 Maret 2013 - 18:07 WIB
Posisi Darko Janackovic rawan tergusur
A
A
A
Sindonews.com - Tongkat kepelatihan Pelita Bandung Raya (PBR) tidak lagi digenggam Simon McMenemy. Namun, posisi Darko Daniel Janackovic yang tampil sebagai sosok pengganti rupanya belum aman.
Sejak awal, manajemen The Boys Are Back menegaskan bahwa status Darko hanya sebagai pengganti sementara. Meski terdapat peluang untuk dipermanenkan sebagai arsitek tim PBR, namun tidak menutup kemungkinan pula muncul nama lain untuk menukangi Eka Ramdani dkk, sehingga Darko akan kembali menduduki jabatan sebagai direktur teknik.
Jika opsi kedua yang diambil oleh manajemen PBR, maka langkah tersebut tampaknya harus diambil dalam waktu dekat. Jika terlalu lama terlena dalam kondisi ini, dipastikan muncul hambatan-hambatan baru yang bisa mengganggu stabilitas tim. Salah satunya adalah masalah adaptasi antara pelatih baru dan penghuni skuad.
Di pertandingan kontra Persib Bandung, Rabu (13/3) saja, Nova Arianto dkk belum sepenuhnya mampu bekerja sama dengan Darko. Tampak atau tidak di lapangan, hal itu dipastikan terjadi di ruang ganti pemain. Apalagi, kehadiran Darko ditengah-tengah mereka sebagai pelatih pengganti Simon, hanya terjadi dua hari menjelang laga derby Bandung tersebut.
Direktur Utama PT Kreasi Performa Pasundan, Ali Fachrie mengaku belum bisa memastikan kapan posisi pelatih PBR dipermanenkan. Termasuk apakah tetap dipegang oleh Darko, atau mencari nama lain.
Namun, menurutnya, proses untuk mencari sosok yang tepat akan dimulai pekan depan.
Gerak cepat manajemen tentu diperlukan mengingat 27 Maret nanti, The Boys Are Back akan kembali melakoni pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim ini. Di tanggal tersebut, Rizky Pellu dkk memulai tur Jawa Timur untuk menantang Persela Lamongan dan Persepam Madura United.
''Saya juga belum tahu apakah dalam waktu dekat sudah ada pelatih baru atau tidak. Termasuk saat kami tur Jawa Timur akhir bulan ini. Sebelum rapat internal, tentu saya tidak bisa mengatakan apa-apa. Rapat internal manajemen rencananya digelar pekan depan, semoga menghasilkan keputusan yang terbaik untuk tim ini,” tutur direktur perusahaan penaung PBR tersebut.
Sebagai bahan pertimbangan, jajaran manajemen juga mengaku tengah mengawasi kinerja Darko dalam memimpin semua anak asuhnya. Namun di pertandingan melawan Persib, Ali menilai belum ada perubahan yang dibawa pria berpaspor Perancis itu ke dalam tim. Menurutnya, penampilan The Boys Are Back masih relatif sama dengan saat diarsiteki Simon.
''Saat melawan Persib, pola permainan anak-anak sepertinya belum ada perubahan. Tapi mungkin karena di pertandingan itu Darko baru masuk dua hari sebagai pelatih. Kami akan terus pantau kinerja dia,” pungkas Ali
Sejak awal, manajemen The Boys Are Back menegaskan bahwa status Darko hanya sebagai pengganti sementara. Meski terdapat peluang untuk dipermanenkan sebagai arsitek tim PBR, namun tidak menutup kemungkinan pula muncul nama lain untuk menukangi Eka Ramdani dkk, sehingga Darko akan kembali menduduki jabatan sebagai direktur teknik.
Jika opsi kedua yang diambil oleh manajemen PBR, maka langkah tersebut tampaknya harus diambil dalam waktu dekat. Jika terlalu lama terlena dalam kondisi ini, dipastikan muncul hambatan-hambatan baru yang bisa mengganggu stabilitas tim. Salah satunya adalah masalah adaptasi antara pelatih baru dan penghuni skuad.
Di pertandingan kontra Persib Bandung, Rabu (13/3) saja, Nova Arianto dkk belum sepenuhnya mampu bekerja sama dengan Darko. Tampak atau tidak di lapangan, hal itu dipastikan terjadi di ruang ganti pemain. Apalagi, kehadiran Darko ditengah-tengah mereka sebagai pelatih pengganti Simon, hanya terjadi dua hari menjelang laga derby Bandung tersebut.
Direktur Utama PT Kreasi Performa Pasundan, Ali Fachrie mengaku belum bisa memastikan kapan posisi pelatih PBR dipermanenkan. Termasuk apakah tetap dipegang oleh Darko, atau mencari nama lain.
Namun, menurutnya, proses untuk mencari sosok yang tepat akan dimulai pekan depan.
Gerak cepat manajemen tentu diperlukan mengingat 27 Maret nanti, The Boys Are Back akan kembali melakoni pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim ini. Di tanggal tersebut, Rizky Pellu dkk memulai tur Jawa Timur untuk menantang Persela Lamongan dan Persepam Madura United.
''Saya juga belum tahu apakah dalam waktu dekat sudah ada pelatih baru atau tidak. Termasuk saat kami tur Jawa Timur akhir bulan ini. Sebelum rapat internal, tentu saya tidak bisa mengatakan apa-apa. Rapat internal manajemen rencananya digelar pekan depan, semoga menghasilkan keputusan yang terbaik untuk tim ini,” tutur direktur perusahaan penaung PBR tersebut.
Sebagai bahan pertimbangan, jajaran manajemen juga mengaku tengah mengawasi kinerja Darko dalam memimpin semua anak asuhnya. Namun di pertandingan melawan Persib, Ali menilai belum ada perubahan yang dibawa pria berpaspor Perancis itu ke dalam tim. Menurutnya, penampilan The Boys Are Back masih relatif sama dengan saat diarsiteki Simon.
''Saat melawan Persib, pola permainan anak-anak sepertinya belum ada perubahan. Tapi mungkin karena di pertandingan itu Darko baru masuk dua hari sebagai pelatih. Kami akan terus pantau kinerja dia,” pungkas Ali
(aww)