Djohar diduga terima gratifikasi

Sabtu, 16 Maret 2013 - 12:27 WIB
Djohar diduga terima...
Djohar diduga terima gratifikasi
A A A
Sindonew.com - Jelang KLB PSSI 17 Maret besok, organisasi sepak bola Indonesia tersebut terus mendapatkan sorotan, mulai dari yang terbaru Notulen rapat siluman PSSI hingga undangan palsu KLB kini Ketua Umum PSSI dituding menerima gratifikasi.

Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin) Richard Achmad Supriyanto mengadukan dugaan gratifikasi dan pelanggaran kode etik PSSI yang dilakukan Djohar.

Lemkapoin mengadukan Djohar kepada Ketua Komite Etik PSSI Todung Mulya Lubis, di kantor hukum di Equity Tower, Jakarta, 15 Maret 2013.

"Kami menerima laporan dari masyarakat menyangkut integritas dari Djohar. Laporan tersebut disertai beberapa bukti kuat sehingga kami melakukan investigasi mendalam dan menguatkan beberapa temuan dugaan pelanggaran kode etik dari Djohar selaku Ketua Umum PSSI," kata Richard .

Hal ini menurutnya, sangat mencederai cita-cita untuk memajukan sepak bola Indonesia, pasalnya seluruh lapisan masyarakat Indonesia menaruh harapan kepada Djohar untuk membawa sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Djohar juga menyakiti hati suporter karena mengkhianati semangat gerakan koin untuk Timnas yang hanya terkumpul Rp 54 juta dari seluruh masyarakat Indonesia, termasuk penyanyi jalanan, pedagang pecel, tambal ban, mahasiswa, dan karyawan kantoran," tambahnya.

Dugaan awal pelanggaran kode etik Djohar:


1. Dugaan menerima suap/komisi/hadiah dari pihak ketiga berupa mobil dengan nomor polisi B 139 JAH dengan merek Mitsubishi Pajero warna merah seharga lebih kurang Rp 496.500.000.

2. Pemberian tersebut memengaruhi penyalahgunaan wewenang berupa pembentukan Badan Tim Nasional (BTN) secara pribadi, padahal seharusnya melalui Rapat Exco PSSI.

3. Diduga telah melakukan penyunatan terhadap dana bantuan masyarakat kepada timnas PSSI dan saat Piala AFF 2012 sebesar Rp 240.000.000. Sumbangan senilai Rp 100.000.000 tersebut diduga dipotong oleh Djohar dan hanya diberikan kepada bendahara PSSI sebesar Rp 76.000.000.
(wbs)
Berita Terkait
Bung Harpa Soroti Konflik...
Bung Harpa Soroti Konflik Kepentingan Jabatan Ganda Erick Thohir di PSSI dan Kemenpora
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
1 jam yang lalu
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
3 jam yang lalu
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
4 jam yang lalu
Wacana FIFA Ubah Piala...
Wacana FIFA Ubah Piala Dunia Jadi 64 Tim Bikin Heboh
5 jam yang lalu
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
7 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
8 jam yang lalu
Infografis
Eks Letnan Kolonel AS:...
Eks Letnan Kolonel AS: Ukraina Harus Terima Kalah Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved