Persikab dikritik lelet hadapi kompetisi

Kamis, 21 Maret 2013 - 15:15 WIB
Persikab dikritik lelet...
Persikab dikritik lelet hadapi kompetisi
A A A
Sindonews.com - Para pengurus klub anggota Pengcab PSSI Kabupaten Bandung mengkritik langkah Persikab Kabupaten Bandung. Persikab dinilai lamban dalam menghadapi kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
Mereka mempertanyakan sikap manajemen Persikab yang hingga kini tak kunjung melakukan pembentukan tim. Alasannya, masih dalam situasi rekonsiliasi pasca pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI dan belum keluarnya jadwal kompetisi Divisi Utama.

Pengurus teras PS Mars Margaasih, Iwan Riswan, menilai Persikab idealnya tetap menjalankan program latihan karena sebelumnya sudah melakukan proses seleksi. Menurut Iwan, setelah proses seleksi dan penunjukan pelatih sementara, program latihan harusnya terus berjalan.

Karena itu, menurutnya menghentikan program latihan dengan alasan menunggu tindak lanjut hasil KLB merupakan alasan yang kurang bisa diterima. Begitu juga dengan alasan belum adanya jadwal kompetisi.

''Yang perlu dilakukan dalam situasi seperti saat ini sebenarnya adalah langkah antisipatif. Memang sekarang jadwal kompetisi belum keluar, tapi kenapa program latihan harus dihentikan? Bagaimana kalau tiba-tiba jadwal kompetisi keluar?” jelasnya.

Sebagai klub yang pernah menjadi anggota langsung Persikab dan menopang eksistensi klub yang berdiri pada 1963 tersebut. Iwan menyatakan pihaknya sangat menyayangkan kondisi Persikab yang tidak menentu.

''Harusnya semua pihak yang selama ini menjadi stakeholder Persikab bisa berkumpul dan duduk bersama untuk mencari jalan keluar dari semua permasalahan yang terjadi. Tujuannya tentu saja menyelematkan masa depan Persikab,” tandasnya.

Sementara itu, pelatih Persikab Suhandono membenarkan, anak asuhnya sudah seminggu lebih diliburkan dengan alasan masih menunggu kelanjutan dari pelaksanaan kongres PSSI. Apalagi hingga kini jadwal kompetisi Divisi Utama IPL belum ada kejelasan.

''Manajemen lebih tahu alasannya. Yang jelas, saya melihatnya pada alasan jadwal kompetisi yang terus diundur. AwalnyakanFebruari terus mundur lagi jadi Maret. Tapi hingga sekarang belum ada informasi mengenai jadwal kompetisi. Malah muncul lagi kabar diundur sampai April,” jelasnya.
(aww)
Berita Terkait
Kemacetan Kota Bandung...
Kemacetan Kota Bandung Saat Libur Panjang
Mengunjungi Bakmie Tjo...
Mengunjungi Bakmie Tjo Kin, Kedai Mie Hits di Cihapit Bandung
Husein Sastranegara...
Husein Sastranegara Bandung Jadi Bandara Terbaik di Asia Pasifik
Ziarah Peringatan Bandung...
Ziarah Peringatan Bandung Lautan Api di TMP Cikutra
5 Destinasi Wisata Air...
5 Destinasi Wisata Air di KBB Yang Bikin Betah Wisatawan
Legenda Persib Maju...
Legenda Persib Maju Pilkada, Viking Pilih Dukung Dadang-Syahrul
Berita Terkini
Ion Water Gandeng Hyrox...
Ion Water Gandeng Hyrox Jakarta, Buka Jalan Atlet Fitness Indonesia ke Panggung Global
2 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Sabar/Reza dan Raymond/Joaquin ke Perempat Final!
2 jam yang lalu
Ronaldo Jadi Brand Ambassador...
Ronaldo Jadi Brand Ambassador Global, Dreame Indonesia Luncurkan 3 Produk Smart Home Terbaru
2 jam yang lalu
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
11 jam yang lalu
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
13 jam yang lalu
Gelandang Meksiko Gilberto...
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
Infografis
Jerman akan Gelar Latihan...
Jerman akan Gelar Latihan Militer untuk Hadapi Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved