Tony Fernandes akui kesalahanya buat QPR degradasi
Sabtu, 25 Mei 2013 - 00:19 WIB
Tony Fernandes akui kesalahanya buat QPR degradasi
A
A
A
Sindonews.com - Pemilik Queen Park Rangers (QPR) Tony Fernandes mengakui bila dirinya terlalu mementingkan kata hati dibandingkan akal sehat dalam menangani timnya dan ternyata harus dibayar mahal dengan terdegradasinya QPR dari Liga Premier Inggris musim ini. Pengusaha asal Malaysia itu mengakui bila kesalahannya telah membuat klub asal London itu turun kasta musim depan.
QPR harus tertahan di dasar klasemen pada musim ini meski telah menghabiskan jutaan pounds pada jendela transfer Januari lalu, tetapi mereka masih tetap mempertahankan Harry Redknapp di kursi pelatih dengan penawaran membawa kembali QPR promosi musim depan. "Anda bisa sangat bersemangat dan terbawa suasana sehingga membuat Anda membuang semua hal baik seperti perencanaan dan analisis," terang Fernandes seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (25/5/2013).
"Saya pikir saya terlalu naif. Saya sangat merindukan stabilitas dan saya harap dengan kedatangan Mark Hughes dengan Neil Warnock dapar berhasil. Anda tidak bisa membangun apapun dengan berhasil kecuali Anda memiliki stabilitas. Saya percaya hal kuno tersebut," sambungnya.
Pengalaman gagal tersebut membuat Fernandes mengaku akan memberikan kepercayaan penuh kepada manajemen dan Harry untuk membangun tim mereka sendiri. Ia ingin memastikan bila QPR akan mampu bangkit kembali meski gagal musim ini. "Saya tidak memprediksi kami akan langsung terdegradasi, tapi saya tetap bekerja keras untuk memastikan tim memiliki budaya dan orang yang tepat menangani tim ini," tandasnya.
QPR harus tertahan di dasar klasemen pada musim ini meski telah menghabiskan jutaan pounds pada jendela transfer Januari lalu, tetapi mereka masih tetap mempertahankan Harry Redknapp di kursi pelatih dengan penawaran membawa kembali QPR promosi musim depan. "Anda bisa sangat bersemangat dan terbawa suasana sehingga membuat Anda membuang semua hal baik seperti perencanaan dan analisis," terang Fernandes seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (25/5/2013).
"Saya pikir saya terlalu naif. Saya sangat merindukan stabilitas dan saya harap dengan kedatangan Mark Hughes dengan Neil Warnock dapar berhasil. Anda tidak bisa membangun apapun dengan berhasil kecuali Anda memiliki stabilitas. Saya percaya hal kuno tersebut," sambungnya.
Pengalaman gagal tersebut membuat Fernandes mengaku akan memberikan kepercayaan penuh kepada manajemen dan Harry untuk membangun tim mereka sendiri. Ia ingin memastikan bila QPR akan mampu bangkit kembali meski gagal musim ini. "Saya tidak memprediksi kami akan langsung terdegradasi, tapi saya tetap bekerja keras untuk memastikan tim memiliki budaya dan orang yang tepat menangani tim ini," tandasnya.
(akr)